olahraga

Mesir tolak laga persahabatan lawan Israel

Permintaan Israel itu disampaikan sejam setelah seorang anggota parlemen Mesir dilempar sepatu sebab dia makan malam dengan duta besar Israel.

01 Maret 2016 21:35

EFA (Asosiasi Sepak Bola Mesir) menolak permintaan diajukan Israel untuk menggelar pertandingan sepak bola persahabatan. Proposal itu diajukan Ahad pekan lalu oleh pihak Kedutaan Besar Israel di Ibu Kota Kairo, Mesir.

"Kami tidak bakal menerima tawaran bertanding menghadapi klub Israel mana saja," kata juru bicara EPA Azmi Migahid kepada situs stasiun televisi Al-Arabiya. "Gagasan bertanding melawan tim sepak bola Israel ditolak apapun alasannya."

Permintaan laga persahabatan itu muncul di tengah pengajuan diri Mesir menjadi tuan rumah kejuaraan dunia FIBA (Federasi Asosiasi Bola Basket Internasional) usia di bawah 19 tahun. Israel juga mengajukan hal serupa.

Menurut Migahid, negara Zionis itu berusaha membujuk Mesir agar membatalkan pencalonannya. Dia menegaskan hal itu tidak akan terjadi.

Permintaan Kedutaan Besar Israel itu disampaikan sejam setelah anggota parlemen Mesir Taufik Ukasyah dilempar sepatu oleh koleganya saat sidang. Sebab dia makan malam dengan Duta Besar Israel buat Mesir Haim Korem.

Meski Mesir telah membina hubungan diplomatik dengan Israel sejak Perjanjian Camp David diteken pada 1979, segala bentuk interaksi langsung dengan negara Bintang Daud itu masih sensitif bagi rakyat negara Nil ini.

Ketua QOC (Komite Olimpiade Qatar) Syekh Juaan bin Hamad ats-Tsani. (Flickr)

Adik emir Qatar akan hadiri pembukaan Asian Games di Jakarta

Qatar mengirim 222 atlet akan bertanding di 30 cabang olahraga.

Kalusha Bwalya, Anggota Komite Eksekutif CAF (Konfederasi Sepak Bola Afrika) sekaligus mantan Presiden Asosiasi Sepak Bola Zambia. (Twitter/KalushaPBwalya)

FIFA beri sanksi bagi mantan presiden Asosiasi Sepak Bola Zambia karena terima suap dari Qatar

Kalusha Bwalya telah menerima fulus sebesar US$ 80 ribu dari Muhammad bin Hammam untuk memilih Qatar menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022.

Liel Levithan, pecatur asal Haifa, Israel. (Hadashot TV)

Tunisia dipaksa izinkan pecatur Israel ikut turnamen

Liel adalah juara catur kelompok usia U7 di the European School Individual Chess Championship, digelar Juli lalu.

Emir Qatar Syekh Hamad bin Khalifah ats-Tsani bersama istrinya, Syekha Muza, saat merayakan terpilihnya Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022 di Kota Zurich, Swiss, pada 2010. (Albalad.co/Screengrab)

Qatar sabotase para pesaingnya agar terpilih jadi tuan rumah Piala Dunia 2022

Qatar diduga membayar sebuah perusahaan komunikasi dan para mantan agen CIA untuk kampanye negatif terhadap Amerika, Australia, dan Inggris, tiga negara pesaing dalam pencalonan sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022.





comments powered by Disqus