olahraga

Syekh Mansyur tidak tentukan target buat Guardiola di tahun pertama

Selama menukangi Barcelona (2008-2016), pelatih asal Spanyol ini memenangkan 14 gelar dan meraup tujuh titel juara waktu membesut Bayern Munich (2013-2016).

12 Juli 2016 14:23

Syekh Mansyur bin Zayid an-Nahyan, 46 tahun, pemilik Manchester City, tidak menentukan target bagi Pep Guardiola, pelatih baru klub Liga Primer Inggris itu, di tahun pertamanya.

"Dia tidak bilang Anda harus memenangkan gelar Liga Primer atau Liga Champions," kata Guardiola, 45 tahun, dalam jumpa pers pertamanya Ahad lalu di Stadion Etihad, Manchester. Dia bilang kepada saya lakukan saja tugas Anda sebaik mungkin, lakukan pekerjaan Anda seperti Anda biasanya, dan setelah itu kita lihat nanti."

Guardiola ditunjuk sebagai pelatih baru City musim panas ini, menggantikan Manuel Pellegrini. Kedatangannya menciptakan begitu besarnya harapan Guardiola bisa membawa City meraih sukses seperti saat dia mengasuh Barceloa dan Bayern Munich.

Selama menukangi Barcelona (2008-2016), pelatih asal Spanyol ini memenangkan 14 gelar dan meraup tujuh titel juara waktu membesut Bayern Munich (2013-2016).

Guardiola menjelaskan dirinya baru-baru ini tiga kali bertemu Syekh Mansyur di Ibu Kota Abu Dhabi. Meski begitu, dia bilang mereka rutin berkomunikasi melalui telepon.

Dia mengakui melatih City adalah tantangan terbesar sepanjang sembilan tahun kariernya sebagai pelatih. Dia bilang dia akan menjadikan City sebagai tim bermain dengan gaya sepak bola indah. "Kami akan berlatih untuk menang sebanyak mungkin. Lebih baik dengan tekanan seperti itu," ujar Guardiola.

Syekh Mansyur, pemilik perusahaan investasi Abu Dhabi United Group (ADUG), membeli City pada 2008. Sejak saat itu, prestasi City langsung mengkilap dengan meraih enam titel, termasuk gelar Liga Primer pada 2012 dan 2014. 

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Kejuaraan dunia catur dipindah dari Arab Saudi setelah tujuh pecatur Israel dilarang bertanding

Arab Saudi menggelar turnamen catur untuk pertama kali tahun lalu.

Dua pemain bintang klub Paris Saint-Germain Neymar dan Kylan Mbappe. (France 24)

Emirates tidak lagi sponsori PSG musim depan

Kemungkinan beralih ke Olympique de Marseille.

Sejumlah perempuan Iran diizinkan menonton pertandingan sepak bola antara tuan rumah menghadapi Bolivia di Stadion Azadi, Ibu Kota Teheran, Iran, 16 Oktober 2018. (Twitter)

Iran izinkan perempuan tonton laga sepak bola di stadion

Arab Saudi sejak Januari lalu membolehkan kaum hawa masuk stadion buat menyaksikan pertandingan olahraga.

Ahad Tamimi, gadis Palestina penampar tentara Israel pada 29 September 2018 mengunjungi markas klub Real Madrid. Di sana, dia menerima hadiah sebuah kostum sepak bola bernama dirinya. (Haaretz)

Real Madrid hadiahi penampar tentara Israel kostum bola

"Klub sepak bola bergengsi Real Madrid menjamu seorang teroris menjamu seorang teroris penyebar kebencian dan kekerasan. Memalukan," kata Nahshon melalui Twitter.





comments powered by Disqus