olahraga

Cinta Brigade Hijau bagi Palestina

Dua tahun lalu, Celtic mesti membayar denda 16 ribu pound sterling setelah sebuah bendera Palestina dikibarkan dalam laga kualifikasi Liga Champions menghadapi KR Reykjavik.

27 Agustus 2016 17:10

Lebih dari seratus bendera Palestina berkibar di Stadion Parkhead, markas klub Glasgow Celtic asal Skotlandia, Rabu pekan lalu. Bukan dalam acara mendukung Palestina, namun kibaran seratusan bendera dari bangsa tengah dijajah Israel itu berlangsung dalam laga kualifikasi Liga Champions.

Tuan rumah Celtic menang 5-2 atas tim dari Israel, Hapoel Beersheva. Gara-gara kibaran bendera Palestina itu, Komisi Disiplin UEFA (Asosiasi Sepak Bola Uni Eropa) bakal menggelar sidang atas kasus ini 22 September mendatang. Celtic diperkirakan akan dikenai denda 15 ribu pound sterling.

Aturan FIFA memang melarang penggunaan gerak tubuh, kata-kata, obyek, atau alat-alat lain untuk menyampaikan pesan tidak sesuai sebuah kegiatan olahraga, terutama pesan politik, ideologi, agama, menghina, atau provokatif.

Namun Brigade Hijau, kelompok pendukung setia Celtic, tidak takut dengan ancaman denda itu. Untuk menunjukkan sokongan mereka kepada rakyat Palestina, Brigade Hijau akhir pekan lalu meluncurkan situs penggalangan dana bernama gofundme. Hanya dalam dua hari, saat laga kedua berakhir dengan kemenangan Hapoel 2-0 di Israel, sudah terkumpul sumbangan lebih dari 130 ribu pound sterling.

"Tindakan solidaritas ini telah membuat Celtic dihargai di seluruh dunia," kata Brigade Hijau.
 
Di pertandingan kedua ini, tidak ada bendera Palestina dikibarkan pendukung Celtic. Polisi Israel memang telah mewanti-wanti agar tidak ada lagi pengibaran bendera musuh bebuyutannya itu.   

Donasi tersebut akan dibagi dua, untuk lembaga amal berpusat di Inggris, Medical Aid for Palestine dan Lajee Centre, proyek olahraga dan budaya di kamp pengungsi Aida di Kota Bethlehem, Tepi Barat. Sumbangan dari Brigade Hijau ini bakal dipakai untuk membentuk skuad sepak bola diberi nama Aida Celtic dan buat membeli perlengkapan tim.

"Kibaran bendera Palestina di Celtic merupakan salah satu demonstrasi terbesar untuk mendukung Palestina dan rakyat Palestina atas penjajahan Israel di sebuah laga sepak bola bisa saya ingat," ujar Salah Ajarma, Direktur Lajee Centre.

Celtic sudah didenda delapan kali dalam lima tahun terakhir lantaran memampang spanduk terlarang dan perilaku buruk penggemar. Dua tahun lalu, klub ini mesti membayar denda 16 ribu pound sterling setelah sebuah bendera Palestina dikibarkan dalam laga kualifikasi Liga Champions menghadapi KR Reykjavik.

Ibu Kota Kairo, Mesir. (afrika.com)

Perempuan Mesir belajar silat buat hadapi pelaku pelecehan seksual

Silat mulai digemari di Mesir pada 2003. Popularitasnya kian menanjak sejak 2011.

Shimon Peres menandatangani formulir pengajuan untuk menjadi warga negara Palestina pada 1937. (PIC)

Shimon Peres pernah ajukan permohonan jadi warga negara Palestina

Tanda tangan Peres terlihat jelas di formulir permohonan untuk menjadi warga Palestina, termasuk pernyataan isinya: "Saya bersumpah akan setia kepada pemerintah Palestina."

Seorang lelaki berjalan melewati mural pengingat peristiwa Nakbah menjelang beridirnya negara Israel di Kota Gaza, Senin, 22 Oktober 2012. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Memahami Nakbah

Nakbah telah menewaskan sekitar 15 ribu orang Palestina, membumihanguskan 418 desa dan kota Palestina, serta mengusir 800 ribu warga Palestina dari tanah kelahiran mereka.

Satu keluarga miskin di Kota Gaza bepergian menggunakan gerobak keledai, 22 Otober 2012. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Palestina Baru versi Trump

Jika Hamas dan Jihad Islam, dua kelompok pejuang Palestina di Gaza, menolak meneken kesepakatan damai versi Trump, Israel dengan sokongan penuh Amerika akan memerangi Hamas dan Jihad Islam.





comments powered by Disqus