olahraga

Iran didesak batalkan laga kualifikasi Piala Dunia karena bentrok dengan Hari Asyura

Jika memang laga itu tetap dilaksanakan, tidak boleh ada penonton dan tim nasional Iran tidak boleh merayakan gol bila berhasil membobol gawang Korea.

09 Oktober 2016 10:19

Banyak pihak di Iran mendesak tim sepak bola negara Mullah itu membatalkan laga melawan Korea Selatan dalam kualifikasi Piala Dunia 2018. Alasannya, pertandingan pada Selasa pekan depan di Stadion Azadi di Ibu Kota Teheran, Iran, ini bertepatan dengan peringatan Hari Asyura.

Bagi kaum Syiah, aliran dalam Islam dianut lebih dari 90 persen penduduk Iran, 10 Muharam atau Hari Asyura merupakan hari paling disucikan. Sebab, di hari itu pula mereka memperingati syahidnya Imam Husain bin Ali, cucu dari Nabi Muhammad, tewas dengan kepala dipenggal di padang Karbala, kini masuk wilayah Irak.
 
Tuntutan terakhir agar laga sepak bola itu dibatalkan disampaikan lusinan anggota milisi Ansar Hizbullah dalam unjuk rasa sehabis salat Jumat pekan ini. Pemimpin milisi, Husain Allah Karam, bilang waktu pertandingan melanggar kesakralan Hari Asyura.

Husain menambahkan jika memang laga itu tetap dilaksanakan, tidak boleh ada penonton dan tim nasional Iran tidak boleh merayakan gol bila berhasil membobol gawang Korea. Dia mengatakan kelompoknya bakal berdemonstrasi di luar Stadion Azadi untuk mencegah penonton masuk atau bahkan membatalkan pertandingan.

IFF (Fdereasi Sepak Bola Iran) menyebutkan pihaknya telah meminta FIFA (Federasi Asosiasi Sepak Bola Internasional) mengubah jadwal laga Iran menghadapi Korea, namun badan sepak bola dunia itu menolak.

Ulama Muhammad Yazdi juga ikut menuntut tim nasional Iran membatalkan pertandingan itu. "Buat menjaga kesucian Muharam dan memperingati syahidnya Imam Husain bin Ali," katanya.

Iran satu grup dengan Qatar, Suriah, Uzbekistan, Cina, dan Korea Selatan dalam babak penyisihan grup untuk Piala Dunia 2018, bakal digelar di Rusia.

Penyerang Liverpool asal Mesir Muhammad Salah keluar lapangan setelah mengalami cedera akibat dilanggar kapten Real Madrid Sergio Ramos dalam laga final Liga Champions di Ibu Kota Kiev, Ukraina, 26 Mei 2018. (Twitter/@MoSalah)

Penggemar Salah girang Spanyol tersingkir

Rusia menaklukkan tim negara Matador 4-3 lewat adu penalti.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berpose bareng anjing peliharaan keluarganya, Kaiya, di kediaman resminya di Yerusalem. (@netanyahu/Twitter)

Putin undang Abbas dan Netanyahu tonton laga final Piala Dunia

Konflik Palestina-Israel kian memburuk setelah Amerika Serikat bulan lalu memindahkan kedutaan besarnya dari Ibu Kota Tel Aviv, Israel, ke Yerusalem.

Penyerang asal mesir Muhammad Salah semasa berkostum As Roma. Dia kini bermain untuk Liverpool FC. (Facebook/Muhammad Salah)

Salah dapat status warga kehormatan Chechnya

Kadyrov pula mengirim kue seberat seratus kilogram pada 15 Juni lalu ke hotel, bertepatan dengan ulang tahun Salah ke-26.

Para penggemar tim nasional Arab Saudi membersihkan sampah dari tribun stadion usai laga antara Arab Saudi dan Uruguay dalam Piala Dunia 2018 di Rusia, 20 Juni 2018. (Twitter)

Fans Arab Saudi bersihkan tribun stadion

Arab Saudi sudah dipastikan tersingkir setelah dua kali kalah.





comments powered by Disqus