olahraga

Berkelahi di lapangan, kiper Qatar cium kaki ayahnya usai laga

Dosari menyerang Souza karena berkata kasar terhadap ibunya.

20 Desember 2016 09:31

Pertandingan sepak bola dalam lanjutan Liga Qatar antara klub Asy-Syahania dan Al-Khor Jumat pekan lalu diwarnai kejadian langka. Seusai laga, Khalifah ad-Dosari, penjaga gawang Asy-Syahani, mencium kaki ayahnya sebagai permohonan maaf karena telah berlaku tidak patut dalam pertandingan.

Kejadian aneh itu bermula saat pemain Al-Khor asal Brasil Wellinton Souza terlibat perkelahian dengan bek Asy Syahania, Muhannad Adnan. Entah bagaimana, Souza kemudian berkata kasar kepada ibunya Dosari.

Dosari tidak terima Souza berkata kasar terhadap ibunya. Dia kemudian berlari ke arah Souza, berusaha menyerang dia sebelum beberapa pemain lain mencegah.

Sehabis laga, ayahnya Dosari memasuki lapangan. Dosari lantas berlutut, memegang dan mencium kedua kaki ayahnya. Dia meminta maaf karena telah berkelahi saat bertanding.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Kejuaraan dunia catur dipindah dari Arab Saudi setelah tujuh pecatur Israel dilarang bertanding

Arab Saudi menggelar turnamen catur untuk pertama kali tahun lalu.

Dua pemain bintang klub Paris Saint-Germain Neymar dan Kylan Mbappe. (France 24)

Emirates tidak lagi sponsori PSG musim depan

Kemungkinan beralih ke Olympique de Marseille.

Sejumlah perempuan Iran diizinkan menonton pertandingan sepak bola antara tuan rumah menghadapi Bolivia di Stadion Azadi, Ibu Kota Teheran, Iran, 16 Oktober 2018. (Twitter)

Iran izinkan perempuan tonton laga sepak bola di stadion

Arab Saudi sejak Januari lalu membolehkan kaum hawa masuk stadion buat menyaksikan pertandingan olahraga.

Ahad Tamimi, gadis Palestina penampar tentara Israel pada 29 September 2018 mengunjungi markas klub Real Madrid. Di sana, dia menerima hadiah sebuah kostum sepak bola bernama dirinya. (Haaretz)

Real Madrid hadiahi penampar tentara Israel kostum bola

"Klub sepak bola bergengsi Real Madrid menjamu seorang teroris menjamu seorang teroris penyebar kebencian dan kekerasan. Memalukan," kata Nahshon melalui Twitter.





comments powered by Disqus