olahraga

FIFA menangi kasus soal penunjukan Qatar gelar Piala Dunia 2022

Penggugat mengklaim FIFA keliru memilih Qatar.

07 Januari 2017 19:32

FIFA (Federasi Asosiasi Sepak Bola Internasional) memenangi kasus hukum diajukan sejumlah perkumpulan buruh soal penunjukan Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022.

FIFA bilang pengadilan niaga di Kota Zurich, Swiss, menolak gugatan diajukan para aktivis buruh di Belanda dan Bangladesh atas nama seorang buruh bangunan Bangladesh pernah bekerja di sebuah proyek infrastruktur buat Piala Dunia 2022.

Penggugat mengklaim FIFA telah keliru memilih Qatar tanpa meminta negara Arab Teluk itu mengubah undang-undang tenaga kerja dinilai melanggar hak-hak asasi buruh asing.

Kelompok buruh dan hak asasi manusia sudah lama berkampanye menentang sistem kafala dipakai buat mempekerjakan ratusan ribu buruh migran.

FIFA menyambut gembira keputusan pengadilan di Zurich itu. Mereka bilang bakal terus mendesak Qatar menjamin keselamatan dan kondisi layak bagi buruh asing bekerja di semua proyek terkait persiapan Piala Dunia 2022.

Stadion Pelabuhan Doha di Ibu Kota Doha, Qatar. Ini salah satu stadion bakal dipakai untuk turnamen Piala Dunia 2022 di Qatar. (theguardian.com)

Qatar gelontorkan US$ 500 juta sepekan buat proyek Piala Dunia 2022

Sebanyak 90 persen kontrak buat proyek Piala Dunia 2022 sudah diberikan.

Ibu Kota Doha, Qatar. (Arabian Business)

Qatar akan bikin pengadilan khusus buat adili pemabuk selama Piala Dunia 2022

Produsen bir terbesar di dunia juga bakal mensponsori Piala Dunia 2022.

Desain Stadion Al-Bait bakal dibangun di Kota Al-Khor, Qatar, untuk Piala Dunia 2022. (iloveqatar.net)

Perusahaan Italia dapat kontrak bangun stadion untuk Piala Dunia 2022

Stadion Al-Bait, direncanakan berkapasitas 70 ribu penonton, akan menempati lahan seluas 200 ribu meter persegi.

Stadion Pelabuhan Doha di Ibu Kota Doha, Qatar. Ini salah satu stadion bakal dipakai untuk turnamen Piala Dunia 2022 di Qatar. (theguardian.com)

OKI dukung Piala Dunia 2022 di Qatar

Qatar bakal menjadi negara Arab dan muslim pertama menggelar Piala Dunia.





comments powered by Disqus