olahraga

Buruh Piala Dunia 2022 pakai helm penyejuk mulai musim panas tahun ini

Teknologi ini dirancang oleh Qatar University.

12 Maret 2017 16:14

Para buruh bekerja di proyek Piala Dunia 2022 di Qatar mulai musim panas tahun ini akan memakai helm penyejuk bisa mengurangi suhu tubuh hingga sepuluh derajat Celcius.

Teknologi pendingin dalam helm itu ditemukan oleh Qatar University, bekerja sama dengan panitia Piala Dunia 2022 the Supreme Committee for Delivery and Legacy (SCDL) dan Aspire Zone.

Dilengkapi sebuah panel surya, helm ini menggunakan kipas kecil bertenaga surya untuk mengipaskan angin ke material pendingin, sehingga menghasilkan hawa sejuk di kepala dan wajah pemakainya.

"Dengan mengurangi suhu di kepala dan wajah, temperatur seluruh tubuh akan ikut turun sehingga pekerja bisa segar sepanjang hari," kata Dr Saud Abdul Aziz Abdul Ghani, profesor di the College of Engineering, Qatar University.

Helm berpendingin memang amat diperlukan buruh-buruh proyek Piala Dunia 2022 dan sektor infrastruktur lainnya di Qatar. Sebab temperatur selama musim panas di Qatar bisa mencapai 50 derajat Celcius.

Saat in8 terdapat sekitar sepuluh ribu buruh bekerja di proyek-proyek Piala Dunia 2022 dan mulai tahun ini diperkirakan bertambah menjadi 36 ribu orang.

Dr Saud menambahkan teknologi helm pending ini juga telah diminati negara lain, termasuk Korea Selatan, Spanyol, dan Meksiko. "Ada permintaan global karena seluruh dunia membutuhkan teknologi ini," ujanya.

Delegasi dari Suku Al-Ghufran, Qatar, mengadukan pemerintah Qatar ke kantor FIFA di Kota Zurich, Swiss, 24 September 2018. (Al-Arabiya/Supplied)

Suku Al-Ghufran klaim Qatar rebut tanah mereka buat bangun infrastruktur Piala Dunia 2022

Piala Dunia 2022 bakal digelar di Qatar selama November-Desember.

Stadion Lusail di Kota Ad-Daayin, Qatar, bakal dipakai untuk menggelar laga Piala Dunia 2022. (www.qatar.to)

Gaji 78 buruh proyek Piala Dunia 2022 belum dibayar

Seorang juru bicara FIFA membantah pelanggaran atas hak-hak buruh proyek Piala Dunia 2022 terkait dengan FIFA dan Piala Dunia 2022.

Stadion Al-Wakrah bakal dipakai untuk Piala Dunia 2022. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Buruh Piala Dunia 2022 asal Nepal tewas terjatuh dalam proyek pembangunan stadion

Lelaki 23 tahun itu meninggal pada 14 Agustus dalam proyek pembangunan Stadion Al-Wakrah.

Kalusha Bwalya, Anggota Komite Eksekutif CAF (Konfederasi Sepak Bola Afrika) sekaligus mantan Presiden Asosiasi Sepak Bola Zambia. (Twitter/KalushaPBwalya)

FIFA beri sanksi bagi mantan presiden Asosiasi Sepak Bola Zambia karena terima suap dari Qatar

Kalusha Bwalya telah menerima fulus sebesar US$ 80 ribu dari Muhammad bin Hammam untuk memilih Qatar menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022.





comments powered by Disqus