olahraga

Qatar kurangi anggaran Piala Dunia 2022 hingga setengah

Qatar menyiapkan delapan stadion buat menggelar turnamen sepak bola paling bergengsi sejagat itu.

08 April 2017 09:00

Qatar telah mengurangi anggaran buat Piala Dunia 2022 hingga setengahnya.

Negara Arab Teluk ini tadinya berencana membangun 12 stadion untuk menggelar turnamen sepak bola paling bergengsi sejagat itu, namun kini hanya delapan stadion saja dibikin.

Hasan ath-Thawadi, Sekretaris Jenderal the Supreme Committee for Delivery & Legacy (panitia Piala Dunia 2022), bilang anggaran telah dipotong antara 40-50 persen.

"Kami ingin memastikan ada tanggung jawab keuangan terkait pembangunan infrastruktur untuk Piala Dunia 2022," kata Thawadi kepada CNNMoney.

Qatar menjadi negara Arab dan muslim pertama menjadi tuan rumah Piala Dunia. Tapi terpilihnya Qatar memicu kontroversi karena diduga melakukan suap, kasus ini tengah diselidiki di Amerika Serikat dan Swiss.

Selain itu, Piala Dunia 2022 tidak bisa digelar selama Juni-Juli sesuai tradisi, sebab suhu di Qatar dalam dua bulan tersebut kelewat panas, bisa lebih dari 50 derajat Celcius. FIFA (Federasi Asosiasi Sepak Bola Internasional) tahun lalu memutuskan untuk pertama kalinya Piala Dunia digelar di musim dingin, yakni November sampai Desember.

CNNMoney menyebutkan infrastruktur buat Piala Dunia 2022 bakal menelan dana  US$ 8 miliar hingga US$ 10 miliar, kebanyakan dipakai untuk membangun stadion dan fasilitas latihan.

Thawadi mengakui FIFA memang belum menyetujui prposal delapan stadion diajukan, namun bila disepakati, Piala Dunia 2022 akan menjadi turnamen dengan stadion paling sedikit sejak Piala Dunia 1978 di Argentina.

Panitia Piala Dunia 2022 menargetkan pembangunan kedelapan stadion itu akan selesai paling lambat pada 2020. 

 

 

Delegasi dari Suku Al-Ghufran, Qatar, mengadukan pemerintah Qatar ke kantor FIFA di Kota Zurich, Swiss, 24 September 2018. (Al-Arabiya/Supplied)

Suku Al-Ghufran klaim Qatar rebut tanah mereka buat bangun infrastruktur Piala Dunia 2022

Piala Dunia 2022 bakal digelar di Qatar selama November-Desember.

Stadion Lusail di Kota Ad-Daayin, Qatar, bakal dipakai untuk menggelar laga Piala Dunia 2022. (www.qatar.to)

Gaji 78 buruh proyek Piala Dunia 2022 belum dibayar

Seorang juru bicara FIFA membantah pelanggaran atas hak-hak buruh proyek Piala Dunia 2022 terkait dengan FIFA dan Piala Dunia 2022.

Stadion Al-Wakrah bakal dipakai untuk Piala Dunia 2022. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Buruh Piala Dunia 2022 asal Nepal tewas terjatuh dalam proyek pembangunan stadion

Lelaki 23 tahun itu meninggal pada 14 Agustus dalam proyek pembangunan Stadion Al-Wakrah.

Kalusha Bwalya, Anggota Komite Eksekutif CAF (Konfederasi Sepak Bola Afrika) sekaligus mantan Presiden Asosiasi Sepak Bola Zambia. (Twitter/KalushaPBwalya)

FIFA beri sanksi bagi mantan presiden Asosiasi Sepak Bola Zambia karena terima suap dari Qatar

Kalusha Bwalya telah menerima fulus sebesar US$ 80 ribu dari Muhammad bin Hammam untuk memilih Qatar menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022.





comments powered by Disqus