olahraga

Qatar Airways gantikan Emirates jadi sponsor resmi FIFA

Kerja sama itu berlaku lima tahun hingga 2022.

08 Mei 2017 19:20

Qatar Airways, maskapai asal Qatar, telah menandatangani perjanjian bernilai jutaan dolar Amerika Serikat untuk menjadi sponsor resmi FIFA (Federasi Asosiasi Sepak Bola Internasional). Kerja sama ini berlaku lima tahun hingga 2022.

Dengan kesepakatan itu, Qatar Airways akan mensponsori beragam kompetisi sepak bola digelar FiFA, yakni Piala Konfederasi 2017, Piala Dunia 2018 di Rusia, Piala Dunia 2022 di Qatar, Piala Dunia U-20, Piala Dunia Futsal, dan Piala Dunia Interaktif, permainan turnamen sepak bola daring terbesar sejagat.

FIFA dan Qatar Airways tidak memberitahu berapa nilai sponsor itu. Terpilihnya Qatar Airways ini buat menggantikan Emirates Airline, berhenti menjadi sponsor FIFA setelah badan sepak bola dunia itu dibelit skandal korupsi.

CEO Qatar Airways Group Akbar al-Bakir bilang perusahaannya merupakan rekanan alamiah buat FIFA.

Sekretaris Jenderal FIFA Fatima Samura mengakui Qatar Airways merupakan rekanan ideal dalam mempersiapkan Piala Dunia pertama di kawasan Arab Teluk, yaitu Piala Dunia 2022 di Qatar. "Kami sanga ingin bekerja sama dengan Qatar Airways untuk mempromosikan kompetisi FIFA dan sepak bola di seluruh dunia," katanya.

 

Delegasi dari Suku Al-Ghufran, Qatar, mengadukan pemerintah Qatar ke kantor FIFA di Kota Zurich, Swiss, 24 September 2018. (Al-Arabiya/Supplied)

Suku Al-Ghufran klaim Qatar rebut tanah mereka buat bangun infrastruktur Piala Dunia 2022

Piala Dunia 2022 bakal digelar di Qatar selama November-Desember.

Stadion Lusail di Kota Ad-Daayin, Qatar, bakal dipakai untuk menggelar laga Piala Dunia 2022. (www.qatar.to)

Gaji 78 buruh proyek Piala Dunia 2022 belum dibayar

Seorang juru bicara FIFA membantah pelanggaran atas hak-hak buruh proyek Piala Dunia 2022 terkait dengan FIFA dan Piala Dunia 2022.

Stadion Al-Wakrah bakal dipakai untuk Piala Dunia 2022. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Buruh Piala Dunia 2022 asal Nepal tewas terjatuh dalam proyek pembangunan stadion

Lelaki 23 tahun itu meninggal pada 14 Agustus dalam proyek pembangunan Stadion Al-Wakrah.

Kalusha Bwalya, Anggota Komite Eksekutif CAF (Konfederasi Sepak Bola Afrika) sekaligus mantan Presiden Asosiasi Sepak Bola Zambia. (Twitter/KalushaPBwalya)

FIFA beri sanksi bagi mantan presiden Asosiasi Sepak Bola Zambia karena terima suap dari Qatar

Kalusha Bwalya telah menerima fulus sebesar US$ 80 ribu dari Muhammad bin Hammam untuk memilih Qatar menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022.





comments powered by Disqus