olahraga

Stadion pertama Piala Dunia 2022 dibuka buat umum besok

Stadion Internasional Khalifah besok dipakai untuk laga partai final Piala Emir.

17 Mei 2017 11:43

Stadion pertama dari delapan stadion bakal dipakai dalam Piala Dunia 2022 di Qatar sudah rampung dan besok dipakai untuk pertama kali.

Panitia menyebutkan setelah menjalani perbaikan selama tiga tahun, Stadion Internasional Khalifah besok menjadi tempat partai final Piala Emir, antara Ar-Rayyan dan As-Sadd, diperkuat oleh mantan bintang FC Barcelona Xavi Hernandez.

Stadion Khalifah dibangun lebih dari 40 tahun lalu, kemudian direnovasi besar-besaran untuk Asian Games 2006.

Sekarang stadion berlokasi di Ibu Kota Doha itu didesain ulang dan dimodernisasi untuk Piala Dunia 2022. Stadion berkapasitas 40 ribu penonton ini juga dilengkapi sistem pendingin bagi pemain dan penonton.

Presiden QFA (Asosiasi Sepak Bola Qatar) Syekh Hamad bin Khalifah bin Ahmad ats-Tsani mengaku senang Stadion Khalifah bisa dipakai lagi untuk pertandingan sepak bola. 

"Stadion itu telah menjadi saksi atas prestasi tertinggi olahraga Qatar dan menjadi tempat sangat dekat di hati rakyat Qatar," katanya melalui keterangan tertulis.

Stadion Khalifah diperkirakan menjadi tuan rumah Kejuaraan Atletik Dunia pada 2019.

Delegasi dari Suku Al-Ghufran, Qatar, mengadukan pemerintah Qatar ke kantor FIFA di Kota Zurich, Swiss, 24 September 2018. (Al-Arabiya/Supplied)

Suku Al-Ghufran klaim Qatar rebut tanah mereka buat bangun infrastruktur Piala Dunia 2022

Piala Dunia 2022 bakal digelar di Qatar selama November-Desember.

Stadion Lusail di Kota Ad-Daayin, Qatar, bakal dipakai untuk menggelar laga Piala Dunia 2022. (www.qatar.to)

Gaji 78 buruh proyek Piala Dunia 2022 belum dibayar

Seorang juru bicara FIFA membantah pelanggaran atas hak-hak buruh proyek Piala Dunia 2022 terkait dengan FIFA dan Piala Dunia 2022.

Stadion Al-Wakrah bakal dipakai untuk Piala Dunia 2022. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Buruh Piala Dunia 2022 asal Nepal tewas terjatuh dalam proyek pembangunan stadion

Lelaki 23 tahun itu meninggal pada 14 Agustus dalam proyek pembangunan Stadion Al-Wakrah.

Kalusha Bwalya, Anggota Komite Eksekutif CAF (Konfederasi Sepak Bola Afrika) sekaligus mantan Presiden Asosiasi Sepak Bola Zambia. (Twitter/KalushaPBwalya)

FIFA beri sanksi bagi mantan presiden Asosiasi Sepak Bola Zambia karena terima suap dari Qatar

Kalusha Bwalya telah menerima fulus sebesar US$ 80 ribu dari Muhammad bin Hammam untuk memilih Qatar menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022.





comments powered by Disqus