olahraga

FIFA sebut Qatar tidak layak ikut pemilihan tuan rumah Piala Dunia

FIFA tidak menemukan bukti kecurangan Rusia sampai akhirnya terpilih menjadi tuan rumah Piala Dunia 2018.

29 Juni 2017 09:11

Ketua tim investigasi Komite Etik FIFA (Federasi Asosiasi Sepak Bola Internasional) Michael Garcia menyimpulkan Qatar sebenarnya tidak memenuhi standar Komite Etik atau aturan pencalonan, saat ikut dalam pemilihan tuan rumah Piala Dunia 2022.

Dalam pemungutan suara digelar pada 2010 si Kota Zurich, Swiss, Qatar terpilih sebagai penyelenggara turnamen sepak bola paling bergengsi sejagat itu untuk 2022. Namun muncul dugaan kuat negara Arab Teluk ini membeli suara dengan menyuap para anggota Komite Etik FIFA, memiliki hak suara.

"Laporan ini menemukan tim Qatar 2022 tidak memenuhi standar ditetapkan Komite Etik atau aturan pengajuan diri," kata Garcia dalam laporan setebal 400 halaman telah dibaca oleh Albalad.co. "Perasaan bersalah itu berkurang karena masalah ini diungkap atas kerja sama mereka. "

Garcia menambahkan tidak ada bukti Rusia berlaku curang hingga akhirnya terpilih sebagai tuan rumah Piala Dunia 2018.

Terpilihnya Qatar menjadi negara muslim pertama menggelar Piala Dunia memicu kontroversi. Karena suhu udara di Qatar pada musim panas bisa mencapai 50 derajat Celcius, FIFA memindahkan jadwal Piala Dunia 2022 ke musim dingin, November-Desember, dari biasanya saban Juni-Juli.

Perubahan belum disetujui ECA (Asosiasi Klub-klub Sepak Bola Eropa) karena bisa mengganggu jalannya kompetisi domestik di masing-masing negara.

Qstar juga dikritik organisasi-organisasi hak asasi manusia internasional lantaran dinilai tidak manusiawi memperlakukan buruh proyek Piala Dunia 2022.

Lokasi pembangunann sebuah stadion Piala Dunia 2022 di Qatar. (Arabian Business)

Qatar tawarkan duit Rp 12,6 triliun ke FIFA buat gelar Piala Dunia 2022

Qatar menawarkan uang US$ 400 juta tiga pekan sebelum pemilihan tuan rumah Piala Dunia 2018 dan 2022.

Delegasi dari Suku Al-Ghufran, Qatar, mengadukan pemerintah Qatar ke kantor FIFA di Kota Zurich, Swiss, 24 September 2018. (Al-Arabiya/Supplied)

Suku Al-Ghufran klaim Qatar rebut tanah mereka buat bangun infrastruktur Piala Dunia 2022

Piala Dunia 2022 bakal digelar di Qatar selama November-Desember.

Stadion Lusail di Kota Ad-Daayin, Qatar, bakal dipakai untuk menggelar laga Piala Dunia 2022. (www.qatar.to)

Gaji 78 buruh proyek Piala Dunia 2022 belum dibayar

Seorang juru bicara FIFA membantah pelanggaran atas hak-hak buruh proyek Piala Dunia 2022 terkait dengan FIFA dan Piala Dunia 2022.

Stadion Al-Wakrah bakal dipakai untuk Piala Dunia 2022. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Buruh Piala Dunia 2022 asal Nepal tewas terjatuh dalam proyek pembangunan stadion

Lelaki 23 tahun itu meninggal pada 14 Agustus dalam proyek pembangunan Stadion Al-Wakrah.





comments powered by Disqus

Rubrik olahraga Terbaru

Diundang Netanyahu, Neymar berjanji datang ke Yerusalem

Sikap Neymar ini berbeda dengan bintang sepak bola Portugal, Ronaldo. Pemain Juventus itu sangat menyokong perjuangan bangsa Palestina untuk merdeka.

05 April 2019

TERSOHOR