olahraga

Bangsawan Bahrain jadi bos F1 McClaren

Syekh Muhammad bin Isa al-Khalifah akan menjadi CEO McClaren, menggantikan Ron Dennis.

01 Juli 2017 20:20

CEO McClaren Ron Dennis telah menyetujui untuk menjual sisa sahamnya sebesar 25 persen di McLaren Technology Group (MTG) dan McLaren Automotive kepada perusahaan induk baru McClaren Group. Ini sekaligus mengakhiri hubungan Dennis selama 37 tahun dengan pabrik mobuil balap dan tim balap Formula 1 itu.

Saham mayoritas di McClaren Group dimiliki lembaga investasi Bahrain Mumtalakat Holding Co dan TAG Group.

Dennis juga akan lengser dari jabatan CEO McClaren setelah proses penjualan sahamnya rampung. Dia akan digantikan oleh anggota keluarga Kerajaan Bahrain Syekh Muhammad bin Isa al-Khalifah, CEO the Bahrain Economic Development Board dan Direktur BSE (Bursa Saham Bahrain).

"Saya amat gembira mencapai kesepakatan dengan para pemegang saham McClaren," kata Dennis, 70 tahun. "Itu menggambarkan akhir pas bagi waktu saya bersama McClaren dan membikin saya bisa berfokus pada kepentingan saya yang lain."

Selama 37 tahun memimpin McClaren, Dennis berhasil membawa timnya menjuarai 158 balapan Grand Prix Formula 1 dan 17 kali sebagai juara dunia Formula 1. <cClaren International bernilai 3 juta pond sterling ketika dia bentuk pada 1980. Perusahaan ini tahun lalu membukukan pendapatan 898 juta pound sterling dan mempekerjakan lebih dari 3.400 orang.

"Kami ingin membangun sesuai apa yang telah dica capai," ujar Syekh Muhammad bin Isa al-Khalifah.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Al-Arabiya)

Pertarungan tinju Tyson versus Holyfield jilid tiga digelar di Riyadh pada Juli

"Pertarungan itu akan dilaksanakan pada 11 Juli di Ibu Kota Riyadh," kata seorang sumber Albalad.co.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Arab Saudi bayar uang muka Rp 314 miliar untuk membeli klub New Castle United

Kalau pembelian ini terwujud, maka New Castle United bakal menjadi klub kedua Liga Primer Inggris dimiliki Arab Saudi setelah Sheffield United dibeli oleh Pangeran Abdullah bin Musaad bin Abdul Aziz.

Pangeran Al-Walid bin Talal dari Arab Saudi bersalaman dengan Presiden Joko Widodo saat bertemu di Istana Bogor, Jawa Barat, 22 Mei 2016. Tampak pula Duta Besar Indonesia buat Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, serta Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said. (Agus Maftuh Abegebriel buat Albalad.co)

Keponakan Raja Salman dalam proses beli Olympique Marseille

Usaha pertama Pangeran Al-Walid untuk memiliki klub Liga 1 Prancis itu gagal pada 2014.

IPO Aramco. (Saudi Gazette)

Saudi Aramco jadi sponsor global balap Formula 1

Merek Aramco akan dipajang di sebagian besar trek balapan dan berhak menjadi nama kejuaraan Formula 1 untuk balapan di Amerika Serikat, Spanyol, dan Hungaria tahun ini.





comments powered by Disqus