olahraga

Dua pesepak bola Iran dilarang bermain seumur hidup karena hadapi klub dari Israel

Masud Shojaei dan Ihsan Hajisafi tampil membela klubnya menghadapi Maccabi Tel Aviv dari Israel.

13 Agustus 2017 23:14

Iran pekan lalu mengenakan sanksi larangan bermain seumur hidup untuk tim nasional bagi dua pesepak bolanya, setelah membela klubnya menghadapi Maccabi Tel Aviv dari Israel.

Kedua pemain tengah itu, Masud Shojaei (33 tahun), kapten tim nasional Iran, dan Ihsan Hajisafi (27 tahun), salah satu pemain bintang, tampil untuk klub mereka asal Yunani, Panionios, dalam laga kualifikasi ketiga Liga Eropa dua pekan lalu.

"Tentu saja Masud Shojaei dan Ihsan Hajisafi tidak akan pernah dipanggil untuk bergabung dengan tim nasional karena mereka sudah melanggar batas," kata Wakil Menteri Olahraga Iran Muhammad Reza Davarzani dalam pidato di televisi.

Davarzani mengakui kedua pemain Iran itu memang sudah dikontrak untuk membela Panionios. "Tapi bermain menghadapi wakil dari rezim menjijikkan...ini tidak dapat diterima rakyat Iran," ujarnya.

Dia menjelaskan Shojaei dan Hajisafi memang menolak bermain di laga kedua di kandang Maccabi Tel Aviv, meski dijanjikan bonus dan diancam denda. Namun mereka tampil di pertandingan pertama pada 4 Agustus dan kalah 0-1. Secara keseluruhan, Maccabi menang 2-0 atas Panionios.

Iran dan Israel tidak memiliki hubungan diplomatik dan memang bermusuhan. Israel kerap menuding negara Mullah itu sebagai penyokong terorisme dan ancaman bagi perdamaian dunia.

Stadion Al-Gharafa di Qatar tengah diperbaiki untuk dijadikan tempat pelaksanaan turnamen Piala Dunia 2022. (www.qatar.to)

FIFA gelar Piala Arab di Qatar tahun depan

Qatar akan menjadi negara muslim pertama melaksanakan Piala Dunia pada 2022.

Syekh Khalid bin Zayid an-Nahyan, pangeran dari Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, merupakan pembeli klub sepak bola Derby County. (themag.co.uk)

Manajemen Liga Inggris setuju pangeran Abu Dhabi beli Derby County seharga Rp 1,1 triliun

Syekh Khalid pernah mencoba membeli Liverpool FC seharga Rp 37,4 triliun dan Newcastle United senilai Rp 6,5 triliun.

Proyek Jeddah Kingdom City di Kota Jeddah, Arab Saudi. Di sini bakal berdiri gedung terjangkung sejagat. (english.alarabiya.net)

Arab Saudi tahun depan gelar balapan Formula 1 di Jeddah

Tahun depan ada tiga negara Arab menjadi tuan rumah balapan Formula 1, yakni Bahrain, UEA, dan Arab Saudi.





comments powered by Disqus