olahraga

Cavani tolak fulus 1 juta euro agar Neymar jadi algojo penalti

Neymar ngotot ingin menjadi penendang penalti utama bagi PSG.

25 September 2017 20:34

Presiden klub sepak bola Paris Saint-Germain (PSG) Nasir al-Khulaifi menawarkan fulus 1 juta euro kepada Edinson Cavani agar mengalah dan memberikan tugas kepada Neymar sebagai algojo penalti. Namun penyerang asal Uruguay itu menolak, seperti dilansir El Pais.

Pemilik PSG asal Qatar tersebut sepanjang pekan lalu berada di Ibu Kota Paris, Prancis, untuk menyelesaikan sengketa antara kedua striker utamanya itu.

Cavani, 30 tahun, dibeli dari klub Napoli seharga 64 juta euro empat tahun lalu, dan Neymar, 25 tahun dibeli dari FC Barcelona seharga 222 juta euro musim ini, terlibat konflik di lapangan ketika PSG menghadapi Lyon dalam lanjutan Liga Prancis.

Dalam laga Senin pekan lalu itu, Neymar dan Cavani berebut untuk mengambil tendangan penalti. Neymar sudah memegang bola diberikan oleh Dani Alves direbut oleh Cavani, akhirnya menendang penalti namun gagal. Sengketa berlanjut saat tendangan bebas. Kali ini Neymar mengambil tendangan bola mati itu, juga tidak membuahkan gol.

Cavani menjadi algojo penalti utama bagi PSG setelah striker Zlatan Ibrahimovic pindah ke Manchester United.

Kemenangan 2-0 buat PSG waktu itu karena dua gol bunuh diri pemain Lyon.

Pihak klub juga mendekati Neymar supaya mengalah dan tidak ngotot untuk menjadi algojo utama penalti. Tapi Neymar menolak dan berkukuh ingin menjadi algojo penalti pertama di PSG.

Konflik kedua pemain berlanjut setelah pertandingan melawan Lyon. Saat berjalan menuju ruang ganti, Neymar dan Cavani cekcok. Cavani meninggalkan Stadion Parc des Princes melaalui pintu belakang 20 menit setelah laga usai.    

Muhammad Salah, bintang sepak bola Liverpool FC asal Mesir. (Twitter/MoSalah)

Salah gagal salat Idul Fitri karena rumah dikepung ribuan penggemar

"Ini tidak ada hubungannya dengan cinta. Ini tidak menghormati privasi dan tidak profesional," tulis Salah dalam bahasa Arab.

Syekh Khalid bin Zayid an-Nahyan, pangeran dari Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, merupakan pembeli klub Liga Primer Inggris, Newcastle United, seharga Rp 6,4 triliun. (Wikimedia Commons)

Pangeran dari Abu Dhabi beli klub Newcastle United seharga Rp 6,4 triliun

Syekh Khalid tadinya menawarkan harga US$ 2,6 miliar (Rp 37,4 triliun) untuk menguasai Liverpool FC namun ditolak oleh sang pemilik, Fenway Sports Group.

Ibu Kota Kairo, Mesir. (afrika.com)

Perempuan Mesir belajar silat buat hadapi pelaku pelecehan seksual

Silat mulai digemari di Mesir pada 2003. Popularitasnya kian menanjak sejak 2011.

Kostum Neymar setelah bergabung dengan klub milik Qatar, Paris Saint-Germain. (Twitter/@PSG_inside)

Diundang Netanyahu, Neymar berjanji datang ke Yerusalem

Sikap Neymar ini berbeda dengan bintang sepak bola Portugal, Ronaldo. Pemain Juventus itu sangat menyokong perjuangan bangsa Palestina untuk merdeka.





comments powered by Disqus