olahraga

Arab Saudi izinkan kaum hawa ke stadion di tiga kota mulai tahun depan

Kebijakan ini berlaku di Jeddah, Dammam, dan Riyadh.

31 Oktober 2017 20:24

Otoritas olahraga Arab Saudi melalui keterangan tertulis Ahad lalu, mengumumkan akan mengizinkan kaum hawa datang ke stadion olahrga di tiga kota mulai awal tahun depan.

Ketiga kota ditetapkan itu adalah Jeddah, Dammam, dan Riyadh, seperti dilansir Saudi Press Agency.

Sejumlah anggota perempuan Majelis Syura Arab Saudi menyambut gembira keputusan itu. Lina al-Mina mengungkapkan dirinya pernah menyaksikan pertandingan sepak bola di Stadion Pangeran Abdullah al-Faisal pada 1989.

"Saya ke sana dengan keluarga saya dan itu malam selalu diingat," kata Lina. "Saya tidak sabar menunggu untuk mengajak keluarga saya menonton pertandingan olahraga di stadion."

Dia menambahkan kehadiran keluarga perempuan bisa memacu semangat atlet lelaki sedang bertanding.

Anggota Majelis Syura lainnya, Ata as-Subaiti, menekankan perempuan berhak menyaksikan pertandingan olahraga di stadion.  "majelis Syura tidak berperan ata skeluarnya keputusan ini. Tidak ada satupun anggota mengajukan usulan mengenai hal itu," ujarnya.

Ajmani Syekhun, wakil manajer eksekutif di sebuah hotel di Arab Saudi, bilang tidak sabar untuk segera mendukung langsung Al-Hilal, klub sepak bola kesayangannya, saat bertanding.

Sedangkan Rim Attas, pelatih olahraga asal Arab Saudi di sebuah pusat kebugaran di Amerika Serikat, berencana menyokong tim pujaannya, An-Nasr, langsung di stadion.  

Syekh Khalid bin Zayid, pangeran dari Dubai, Uni Emirat Arab, merupakan pemilik Bin Zayed Group. (Screencapture YouTube)

Pangeran dari Dubai segera miliki Newcastle United

Pangeran Khalid bin Zayid sepakat membeli Newcastle United seharga Rp 6,2 triliun.

Muhammad Salah, bintang sepak bola Liverpool FC asal Mesir. (Twitter/MoSalah)

Salah gagal salat Idul Fitri karena rumah dikepung ribuan penggemar

"Ini tidak ada hubungannya dengan cinta. Ini tidak menghormati privasi dan tidak profesional," tulis Salah dalam bahasa Arab.

Syekh Khalid bin Zayid an-Nahyan, pangeran dari Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, merupakan pembeli klub Liga Primer Inggris, Newcastle United, seharga Rp 6,4 triliun. (Wikimedia Commons)

Pangeran dari Abu Dhabi beli klub Newcastle United seharga Rp 6,4 triliun

Syekh Khalid tadinya menawarkan harga US$ 2,6 miliar (Rp 37,4 triliun) untuk menguasai Liverpool FC namun ditolak oleh sang pemilik, Fenway Sports Group.

Ibu Kota Kairo, Mesir. (afrika.com)

Perempuan Mesir belajar silat buat hadapi pelaku pelecehan seksual

Silat mulai digemari di Mesir pada 2003. Popularitasnya kian menanjak sejak 2011.





comments powered by Disqus