olahraga

Pelatih asal Thailand dipaksa berjilbab agar bisa menonton anak asuhnya bertanding

Kabbadi adalah olahraga berasal dari Negara Bagian Tamil Nadu, India. Olahraga ini awalnya merupakan permainan untuk mempersiapkan tentara.

02 Desember 2017 05:37

Pihak berwenang Iran memaksa Somprach Phonchoo, lelaki asal Thailand menjadi pelatih tim nasional Kabbad perempuan Iran, berjilbab agar dapat menyaksikan laga dimainkan anak-anak asuhnya itu dalam Kejuaraan Kabbadi Asia.

Radio Farda melaporkan keputusan itu diambil lantaran kaum adam di negara Mullah tersebut dilarang memasuki arena olahraga dipakai oleh kaum hawa.

Kepada Radio Farda, Somprach membenarkan dirinya mesti memakai jilbab kalau ingin memasuki arena pertandingan.

Ketua Federasi Kabbadi Iran Muhammad Reza Maghasoudlou bilang seorang pewarta foto mengenakan jilbab tersebut kepada Somprach. "Itu sebuah tindakan jahat dan untuk memfitnah aturan kejuaraan," katanya.

Kejuaraan Kabbadi Asia ini berlangsung di Kota Gordan, utara Iran, selama 22-27 November lalu.

Tim perempuan Iran kalah dari Korea Selatan. India menjadi juara setelah menaklukkan Pakistan dalam partai final.

Kabbadi adalah olahraga berasal dari Negara Bagian Tamil Nadu, India. Olahraga ini awalnya merupakan permainan untuk mempersiapkan tentara.

Kabbadi adalah olahraga nasional bangladesh dan juga biasa dimainkan di negara bagian Punjab, Tamil Nadu, dan Andhra Pradesh di India.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Kejuaraan dunia catur dipindah dari Arab Saudi setelah tujuh pecatur Israel dilarang bertanding

Arab Saudi menggelar turnamen catur untuk pertama kali tahun lalu.

Dua pemain bintang klub Paris Saint-Germain Neymar dan Kylan Mbappe. (France 24)

Emirates tidak lagi sponsori PSG musim depan

Kemungkinan beralih ke Olympique de Marseille.

Sejumlah perempuan Iran diizinkan menonton pertandingan sepak bola antara tuan rumah menghadapi Bolivia di Stadion Azadi, Ibu Kota Teheran, Iran, 16 Oktober 2018. (Twitter)

Iran izinkan perempuan tonton laga sepak bola di stadion

Arab Saudi sejak Januari lalu membolehkan kaum hawa masuk stadion buat menyaksikan pertandingan olahraga.

Ahad Tamimi, gadis Palestina penampar tentara Israel pada 29 September 2018 mengunjungi markas klub Real Madrid. Di sana, dia menerima hadiah sebuah kostum sepak bola bernama dirinya. (Haaretz)

Real Madrid hadiahi penampar tentara Israel kostum bola

"Klub sepak bola bergengsi Real Madrid menjamu seorang teroris menjamu seorang teroris penyebar kebencian dan kekerasan. Memalukan," kata Nahshon melalui Twitter.





comments powered by Disqus