olahraga

Saudi gelar kejuaraan dunia catur meski ada fatwa haram dari mufti agung

Saudi tidak memberi visa bagi tujuh pecatur asal Israel.

26 Desember 2017 21:04

Arab Saudi menggelar dua kejuaraan dunia catur bertajuk bertajuk the World Rapid and Blitz Chess Championships, digelar di Ibu Kota Riyadh, 26-30 Desember. Padahal Mufti Agung Saudi Syekh Abdul Aziz bin Abdullah telah mengeluarkan fatwa haram atas permainan itu.

Dalam fatwanya Januari tahun lalu, Syekh Abdul Aziz beralasan permainan adu strategi itu mendorong ke arah judi dan membuang-buang waktu. Sampai sekarang dia belum mencabut fatwa ini.

Fatwa itu dia keluarkan saat menjawab pertanyaan dari seorang pemirsa dalam acara televisi membahas persoalan sehari-hari. "Catur juga bisa menimbulkan kebencian dan permusuhan antar pemainnya," kata Syekh Abdul Aziz.

Syekh Abdul Aziz mendasarkan fatwanya itu pada ayat Al-Quran melarang minuman keras, judi, berhala, dan ramalan.

Kejuaraan catur pertama di negara Kabah tersebut memicu kontroversi lantaran tujuh pecatur asal Israel tidak mendapat visa. Federasi Catur Israel akan mengupayakan untuk emmperoleh kompensasi dari panitia karena atlet mereka tidak diizinkan bertanding, seperti dilansir Haaretz

Sedangkan pecatur dari Qatar dan Iran memperoleh visa untuk ikut dalam turnamen itu. Namun Qatar menolak ikut dengan alasan pemainnya tidak boleh menampilkan bendera Qatar.

Setelah kemenangan Revolusi Islam pada 1979, permainan catur di ruang publik dilarang di Iran dan dinyatakan haram oleh para ulama senior. Mereka beralasan permainan catur terkait judi.

Namun pada 1988, pemimpin tertinggi Iran Ayatullah Ruhullah Khomeini mencabut larangan itu. Permainan catur dibolehkan selama tidak dipakai buat berjudi. Iran kini memiliki asosiasi olahraga catur dan rutin mengirim pecatur mereka ke turnamen internasional. 

Dua pemilik klub Liga Primer Inggris, Sheffield United - Kevin McCabe (kiri) dan Pangeran Abdullah bin Musaad bin Abdul Aziz dari Arab  Saudi - pada 2014. (Sky News)

Pangeran Saudi menangi gugatan buat miliki klub bola Sheffield United

Sebuah pengadilan tinggi di Inggris memerintahkan Kevin McCabe menjual 50 persen sahamnya di Sheffield United kepada Pangeran Abdullah seharga Rp 87,4 miliar.

Pejudo peringkat satu dunia asal Iran, Said Maulai, pada 2018. (YouTube screenshot)

Pejudo Iran minta suaka ke Jerman

Pejudo peringkat satu dunia asal Iran Said Maulai pernah pura-pura cedera agar tidak melawan pejudo dari Israel Sagi Muki.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Arab Saudi berencana gelar balapan Formula 1

Arab Saudi sudah menjadi tumah rumah balapan Formula E sejak Desember tahun lalu.

Syekh Khalid bin Zayid, pangeran dari Dubai, Uni Emirat Arab, merupakan pemilik Bin Zayed Group. (Screencapture YouTube)

Pangeran dari Dubai segera miliki Newcastle United

Pangeran Khalid bin Zayid sepakat membeli Newcastle United seharga Rp 6,2 triliun.





comments powered by Disqus

Rubrik olahraga Terbaru

Pangeran Saudi menangi gugatan buat miliki klub bola Sheffield United

Sebuah pengadilan tinggi di Inggris memerintahkan Kevin McCabe menjual 50 persen sahamnya di Sheffield United kepada Pangeran Abdullah seharga Rp 87,4 miliar.

17 September 2019

TERSOHOR