olahraga

Qatar janjikan FIFA US$ 100 juta jika terpilih jadi tuan rumah Piala Dunia

Blatter sudah tahu Qatar bakal menang sebelum pemilihan digelar.

23 Januari 2018 17:57

Kontroversi seputar Qatar sebagai penyelenggara Piala Dunia 2022 meruap lagi pekan ini, setelah muncul klaim negara Arab supertajir itu menjanjikan fulus US$ 100 juta bagi FIFA (Federasi Asosiasi Sepak Bola Internasional) kalau terpilih menjadi tuan rumah.

The Mail on Sunday melaporkan klaim tersebut terdapat dalam buku karya Bonita Mersiades. Penulis asal Australia ini sudah beberapa tahun menyelidiki proses pemilihan digelar pada 2010 di Kota Zurich, Swiss.

Bonita bilang janji pembayaran US$ 100 juta itu disampaikan oleh beIN Sports, stasiun televisi olahraga dari Qatar.

The Mail on Sunday menyebutkan beIN Sport tidak membantah soal pembayaran tersebut. "Tapi mereka mengatakan dana US$ 100 juta itu untuk kontribusi produksi merupakan standar dari praktek pemasaran."

Kesepakatan ini sepengetahuan Jerome Valcke, Sekretaris Jenderal FIFA kala itu. Dia diduga menerima jatah lima persen dari pembayaran tersebut. Dia kemudian dikenai sanksi tidak boleh terlibat dalam kegiatan sepak bola di mana saja selama sembilan tahun karena terbukti terbelit korupsi.

Bonita menduga mantan Presiden FIFA Sepp Blatter sudah mengetahui Qatar bakal terpiilih menjadi penyelenggaran Piala Dunia 2022 sebelum pemilihan digelar.

Karena begitu yakin, Blatter meenelepon Presiden Amerika Serikat Barack Obama beberapa hari sebelum proses pemilihan. Dia memberitahu Obama pencalonan negaranya buat menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022 bakal gagal.

Keyakinan Blatter ini muncul setelah dia diberitahu oleh Michel Platini, dirinya dan 22 anggota Komisi Eksekutif FIFA lainnya - memiliki hak pilih - akan mencoblos Qatar.

Bonita mengungkapkan Blatter mulanya kaget dengan terpilihnya Qatar. Karena itu, dia ingin membatalkan kemenangan Qatar. Namun dia membikin dua kesepakatan menyebabkan dia tidak jadi membatalkan terpilihnya Qatar.

Perjanjian tersebut termasuk jaminan dari Emir Qatar Syekh Hamad bin Khalifah ats-Tsani. Dia memastikan Muhammad bin Hammam, anggota Komite Eksekutif FIFA asal Qatar, tidak akan menantang Blatter dalam pemilihan presiden FIFA pada 2011.

Hammam kemudian dilarang terlibat dalam semua kegiatan sepak bola seumur hidup pada 2012, setelah terbukti bersalah melanggar kode etik FIFA selama dia menjabat Presiden AFC (Konfederasi Sepak Bla Asia) dan anggota Komite Eksekutif FIFA pada 2008-2011.

Lokasi pembangunann sebuah stadion Piala Dunia 2022 di Qatar. (Arabian Business)

Buruh proyek Piala Dunia 2022 bekerja 148 hari tanpa libur

"Kasus paling ekstrem ditemukan adalah 14 jam kerja sehari...dan 402 jam kerja dalam sebulan."

Stadion Internasional Khalifah di Ibu Kota Doha, Qatar, akan dipakai untuk Piala Dunia 2022. (Arabian Business)

Lingkungan kerja di proyek stadion Piala Dunia 2022 berbahaya

Cox, 40 tahun, mengembuskan napas terakhir pada Januari tahun lalu setelah jatuh dari ketinggian 40 meter lantaran kerekan dia pakai lepas.

Pembukaan turnamen sepak bola anak-anak Indonesia di Qatar. (KBRI Doha buat Albalad.co)

Turnamen sepak bola anak Indonesia digelar buat dukung Piala Dunia 2022

Qatar bakal menjadi negara muslim pertama menggelar Piala Dunia.

Desain Stadion Ras Abu Abud, bakal dipakai dalam Piala Dunia 2022 di Qatar. (dcb-qa.com)

Ada transfer mencurigakan senilai US$ 22 juta terkait Piala Dunia 2022

Berasal dari sebuah perusahaan Qatar ke rekening milik Ricardo Teixiera.





comments powered by Disqus

Rubrik olahraga Terbaru

Klub sepak bola Israel bersalin nama jadi Beitar Trump Jerusalem

Beitar satu-satunya klub di liga Israel tidak pernah mempunyai pemain Arab muslim.

14 Mei 2018
Salah salip Ronaldo
25 April 2018

TERSOHOR