olahraga

Arab Saudi akan gelar turnamen kartu remi

Sebagian warga Saudi menilai hal itu bentuk dari melegalkan judi.

02 Maret 2018 17:57

Arab Saudi telah mengumumkan akan menggelar turnamen kartu bridge (kartu remi) untuk pertama kali.

Rencana sekaligus melegalkan kegiatan tadinya dipandang haram menurut ajaran Islam.

Ketua Otoritas Olahraga Arab Saudi Turki asy-Syekh bilang empat pemenang pertama dalam pertandingan kartu remi itu akan memperoleh ttal hadiah lebih dari satu juta riyal (Rp 3,7 miliar). Dia menambahkan kompetisi bakal berlangsung pada 4-8 April mendatang.

Para pengguna media sosial di Arab Saudi terbelah menyikapi rencana turnamen kartu remi tersebut. Sebagian menilai negara Kabah itu mulai menghalalkan judi.

"Bahkan judi sekarang halal...Ini sebuah persoalan besar" kata seorang pengguna Twitter berakun @imankais1. "Tinggal menunggu peluncuran kasino pertama."

Pengguna Twitter lainnya bilang, "Segera selamat datang di Las Vegas!"

Namun yang lain tidak sabar ingin mengikuti turmane kartu remi perdana di negara Kabah itu.

Konglomerat asal Kuwait dan mantan pemilik Nottingham Forest FC, Fawwaz al-Hasawi. (Sky Sports)

Konglomerat Kuwait berencana beli Charlton Athletic

Hasawi membeli Nottingham Forest pada 2012 lalu dijual kepada pengusaha dari Yunani, Evangelos Marinakis, pada 2017.

Chairman Al-Fahim Group Sulaiman al-Fahim. (Time Out Dubai)

Konglomerat Dubai dalam proses membeli klub sepak bola Malta

Sulaiman pernah membeli klub Liga Primer Inggris, Porsmouth, pada 2009 namun dia jual lagi 42 hari kemudian.

Pangeran asal Qatar, Syekh Ali bin Khalid ats-Tsani, meraih medali perak dari cabang berkuda di Asian games di Jakarta pada Kamis, 30 Agustus 2018. (Gulf News)

Pangeran Qatar raih medali perak di Asian Games

Raihan Syekh Ali menambah perolehan medali tim Qatar menjadi sebelas, yakni empat emas, empat perak, dan tiga perunggu.

Stadion Al-Wakrah bakal dipakai untuk Piala Dunia 2022. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Buruh Piala Dunia 2022 asal Nepal tewas terjatuh dalam proyek pembangunan stadion

Lelaki 23 tahun itu meninggal pada 14 Agustus dalam proyek pembangunan Stadion Al-Wakrah.





comments powered by Disqus

Rubrik olahraga Terbaru

Konglomerat Kuwait berencana beli Charlton Athletic

Hasawi membeli Nottingham Forest pada 2012 lalu dijual kepada pengusaha dari Yunani, Evangelos Marinakis, pada 2017.

17 September 2018

TERSOHOR