olahraga

Raja Salman berjanji danai pembangunan stadion terbesar sejagat di Irak

Janji itu disampaikan sepekan setelah tim nasional Saudi kalah 1-4 dari tim tuan rumah dalam laga persahabatan di Kota Basrah.

14 Maret 2018 06:17

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz berjanji mendanai pembangunan stadion terbesar sejagat di Irak. Komitmen itu dia sampaikan kepada Perdana Menteri Irak Haidar al-Abadi Senin pekan lalu melalui telepon.

Abadi mengungkapkan janji Raja Salman itu dalam jumpa pers mingguan besoknya. Dia bilang penguasa negara Kabah tersebut mau membangun stadion berkapasitas lebih dari seratus ribu penonton.

Janji itu disampaikan Raja Salman sepekan setelah tim nasional Arab Saudi kalah 1-4 dari tuan rumah Irak dalam laga persahabatan di Stadion Basrah Sport City di Kota Basrah, selatan Irak.

"Dia menawarkan kontribusi Arab Saudi untuk membangun stadion utama di Irak bisa menampung lebih dari seratus ribu penonton," kata Abadi.

Abadi telah memerintahkan kabinetnya untuk membentuk sebuah satuan tugas buat mewujudkan stadion terbesar itu, akan mengalahkan Stadion Basrah berkapasitas 65 ribu penonton.

Kabinet Irak lalu menginstruksikan buat membentuk sebuah komite beranggotakan sekretariat kabinet, Kementerian Perencanaan, Kementerian Pemuda dan Olahraga, dan Kementerian Pendidikan Tinggi.

Stadion terbesar di dunia ini direncanakan dibangun di Ibu Kota Baghdad. Dewan Koordinasi Saudi-Irak, dibentuk Oktober tahun lalu untuk meningkatkan hubungan kedua negara, akan mengawasi proyek tersebut.

Syekh Khalid bin Zayid, pangeran dari Dubai, Uni Emirat Arab, merupakan pemilik Bin Zayed Group. (Screencapture YouTube)

Pangeran dari Dubai segera miliki Newcastle United

Pangeran Khalid bin Zayid sepakat membeli Newcastle United seharga Rp 6,2 triliun.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz dan Presiden Joko Widodo berdiri di teras Istana Bogor, di sela pertemuan bilateral dilakoni kedua pemimpin itu pada 1 Maret 2017. (Dokumentasi Albalad.co)

Pengadilan Paris adili anak Raja Salman

Jaksa menuntut Puteri Hasa dengan hukuman enam bulan penjara dan denda lima ribu euro.

Muhammad Salah, bintang sepak bola Liverpool FC asal Mesir. (Twitter/MoSalah)

Salah gagal salat Idul Fitri karena rumah dikepung ribuan penggemar

"Ini tidak ada hubungannya dengan cinta. Ini tidak menghormati privasi dan tidak profesional," tulis Salah dalam bahasa Arab.

Syekh Khalid bin Zayid an-Nahyan, pangeran dari Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, merupakan pembeli klub Liga Primer Inggris, Newcastle United, seharga Rp 6,4 triliun. (Wikimedia Commons)

Pangeran dari Abu Dhabi beli klub Newcastle United seharga Rp 6,4 triliun

Syekh Khalid tadinya menawarkan harga US$ 2,6 miliar (Rp 37,4 triliun) untuk menguasai Liverpool FC namun ditolak oleh sang pemilik, Fenway Sports Group.





comments powered by Disqus