olahraga

Klub sepak bola Israel bersalin nama jadi Beitar Trump Jerusalem

Beitar satu-satunya klub di liga Israel tidak pernah mempunyai pemain Arab muslim.

14 Mei 2018 14:48

Klub sepak bola Israel asal Kota Yerusalem, Beitar Jerusalem, kemarin mengumumkan perubahan nama klub menjadi Beitar Trump Jerusalem.

Keputusan ini untuk menghormati Presiden Amerika Serikat Donald Trump karena telah mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel dan memindahkan Kedutaan Besar Amerika dari Ibu Kota Tel Aviv, Israel, ke Yerusalem hari ini. 

Dalam pengumuman disampaikan melalui Facebook ini, Beitar Jerusalem memuji keputusan berani Trump itu. "Pemilik klub Eli Tabib dan manajer eksekutif Eli Ohana telah memutuskan untuk menambah nama presiden Amerika sudah membikin sejarah. Mulai sekarang nama klub menjadi Beitar Trump Jerusalem."

Beitar adalah salah satu tim elite di liga sepak bola Israel dan sekarang menempati posisi kedua klasemen. 

Klub ini memiliki sejarah panjang soal sentimen anti-Arab dan anti-muslim. Beitar satu-satunya klub di liga Israel tidak pernah mempunyai pemain Arab muslim. 

Ahad Tamimi, gadis Palestina penampar tentara Israel pada 29 September 2018 mengunjungi markas klub Real Madrid. Di sana, dia menerima hadiah sebuah kostum sepak bola bernama dirinya. (Haaretz)

Real Madrid hadiahi penampar tentara Israel kostum bola

"Klub sepak bola bergengsi Real Madrid menjamu seorang teroris menjamu seorang teroris penyebar kebencian dan kekerasan. Memalukan," kata Nahshon melalui Twitter.

Delegasi dari Suku Al-Ghufran, Qatar, mengadukan pemerintah Qatar ke kantor FIFA di Kota Zurich, Swiss, 24 September 2018. (Al-Arabiya/Supplied)

Suku Al-Ghufran klaim Qatar rebut tanah mereka buat bangun infrastruktur Piala Dunia 2022

Piala Dunia 2022 bakal digelar di Qatar selama November-Desember.

Stadion Lusail di Kota Ad-Daayin, Qatar, bakal dipakai untuk menggelar laga Piala Dunia 2022. (www.qatar.to)

Gaji 78 buruh proyek Piala Dunia 2022 belum dibayar

Seorang juru bicara FIFA membantah pelanggaran atas hak-hak buruh proyek Piala Dunia 2022 terkait dengan FIFA dan Piala Dunia 2022.

Konglomerat asal Kuwait dan mantan pemilik Nottingham Forest FC, Fawwaz al-Hasawi. (Sky Sports)

Konglomerat Kuwait berencana beli Charlton Athletic

Hasawi membeli Nottingham Forest pada 2012 lalu dijual kepada pengusaha dari Yunani, Evangelos Marinakis, pada 2017.





comments powered by Disqus

Rubrik olahraga Terbaru

Real Madrid hadiahi penampar tentara Israel kostum bola

"Klub sepak bola bergengsi Real Madrid menjamu seorang teroris menjamu seorang teroris penyebar kebencian dan kekerasan. Memalukan," kata Nahshon melalui Twitter.

30 September 2018

TERSOHOR