olahraga

Klub sepak bola Israel bersalin nama jadi Beitar Trump Jerusalem

Beitar satu-satunya klub di liga Israel tidak pernah mempunyai pemain Arab muslim.

14 Mei 2018 07:48

Klub sepak bola Israel asal Kota Yerusalem, Beitar Jerusalem, kemarin mengumumkan perubahan nama klub menjadi Beitar Trump Jerusalem.

Keputusan ini untuk menghormati Presiden Amerika Serikat Donald Trump karena telah mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel dan memindahkan Kedutaan Besar Amerika dari Ibu Kota Tel Aviv, Israel, ke Yerusalem hari ini. 

Dalam pengumuman disampaikan melalui Facebook ini, Beitar Jerusalem memuji keputusan berani Trump itu. "Pemilik klub Eli Tabib dan manajer eksekutif Eli Ohana telah memutuskan untuk menambah nama presiden Amerika sudah membikin sejarah. Mulai sekarang nama klub menjadi Beitar Trump Jerusalem."

Beitar adalah salah satu tim elite di liga sepak bola Israel dan sekarang menempati posisi kedua klasemen. 

Klub ini memiliki sejarah panjang soal sentimen anti-Arab dan anti-muslim. Beitar satu-satunya klub di liga Israel tidak pernah mempunyai pemain Arab muslim. 

Al-Ula, salah satu daerah pelesiran dijagokan Arab Saudi buat menggaet pelancong asing. (Al-Arabiya)

Ronaldo tolak tawaran Rp 101 miliar setahun buat jadi duta wisata Saudi

Olahraga menjadi alat Saudi membersihkan pamornya.

Tim reli asal Israel mengikuti Reli Dakar berlangsung di Ara  Saudi selama 3-15 Januari 2021. (Twitter)

Sembilan warga Israel berpartisipasi dalam Reli Dakar di Arab Saudi

Mereka terdiri dari dua tim dengan memakai bendera Belgia dan Amerika sebagai samaran.

Tim reli asal Israel mengikuti Reli Dakar berlangsung di Ara  Saudi selama 3-15 Januari 2021. (Twitter)

Dua pereli Israel ikut balapan mobil di Arab Saudi

Danny Pearl dan Charly Gotlib datang ke Saudi menggunakan paspor Israel buat mengikuti Reli Dakar.

Dua pemilik Beitar Jerusalem saat ini: Moshe Hogeg (tengah) dan Syekh Hamad bin Khalifah an-Nahyan dari Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (kanan). Beitar Jerusalem adalah satu-satunya klub sepak bola Israel tidak pernah memiliki pemain Arab muslim. (Beitar Jerusalem)

Setelah dibeli pangeran Abu Dhabi, klub bola Israel buka peluang bagi pemain Arab dan muslim bergabung

Beitar Jerusalem adalah satu-satunya klub sepak bola di negara Zionis itu tidak pernah memiliki pemain Arab dan muslim.





comments powered by Disqus