olahraga

Laga hadapi Argentina batal, Netanyahu dan menterinya saling salahkan

Netanyahu empat bulan lalu menyurati Presiden Argentina Mauricio Macri, meminta pertandingan persahabatan kedua negara dilangsungkan di Yerusalem.

10 Juni 2018 18:45

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu serta Menteri Kebudayaan dan Olahraga Miri Regev saling menyalahkan atas batalnya laga persahabatan antara tim sepak bola negara Zionis itu dengan Argentina.

Pertandingan itu direncanakan berlangsung kemarin di Stadion Teddy Kollek, Yerusalem. Namun akibat tekanan politik sangat besar, tim Tango membatalkan laga terakhir sebelum tampil di putaran final Piala Dunia 2018 di Rusia 14 Juni-15 Juli mendatang.

Pertandingan sepak bola antara Israel dan Argetina itu sejatinya dijadwalkan berlangsung di Stadion Samy Ofer di Kota Haifa, tapi bulan lalu rencana lokasi dipindah ke Stadion Teddy Kollek, seperti dilansir stasiun televisi Hadashot.

Ketua PFA (Asosiasi Sepak Bola Palestina) Jibril Rajub menyebut laga di Yerusalem itu merupakan alat politik. Karena itu dia menyerukan para penggemar tim Argentina di kalangan muslim dan Arab untuk membakar foto dan kostum Lionel Messi kalau pertandingan jadi dilaksanakan.

Netanyahu dan Regev Rabu lalu bilang pembatalan itu tidak terkait lokasi laga di Yerusalem. Namun keduanya mengakui ada yang harus bertanggung jawab atas terkait perubahan stadion.

"Pertandingan itu dibatalkan hanya karena satu alasan, ada ancaman pembunuhan terhadap Lionel Messi," kata Regev dalam jumpa pers di kantornya.

Tapi setelah mengadakan pertemuan dengan Perdana Menteri Inggris Theresa May di London, Netanyahu mengatakan Regev adalah orang menginginkan agar laga itu dilakukan di Yerusalem. "Saya tidak pernah meminta pertandingan tersebut dipindah ke Yerusalem," ujarnya.

Namun dalam wawancara dengan Hadashot, Regev menjelaskan Netanyahu empat bulan lalu menyurati Presiden Argentina Mauricio Macri, meminta pertandingan persahabatan kedua negara dilangsungkan di Yerusalem.

 

Ketua QOC (Komite Olimpiade Qatar) Syekh Juaan bin Hamad ats-Tsani. (Flickr)

Adik emir Qatar akan hadiri pembukaan Asian Games di Jakarta

Qatar mengirim 222 atlet akan bertanding di 30 cabang olahraga.

Kalusha Bwalya, Anggota Komite Eksekutif CAF (Konfederasi Sepak Bola Afrika) sekaligus mantan Presiden Asosiasi Sepak Bola Zambia. (Twitter/KalushaPBwalya)

FIFA beri sanksi bagi mantan presiden Asosiasi Sepak Bola Zambia karena terima suap dari Qatar

Kalusha Bwalya telah menerima fulus sebesar US$ 80 ribu dari Muhammad bin Hammam untuk memilih Qatar menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022.

Liel Levithan, pecatur asal Haifa, Israel. (Hadashot TV)

Tunisia dipaksa izinkan pecatur Israel ikut turnamen

Liel adalah juara catur kelompok usia U7 di the European School Individual Chess Championship, digelar Juli lalu.

Emir Qatar Syekh Hamad bin Khalifah ats-Tsani bersama istrinya, Syekha Muza, saat merayakan terpilihnya Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022 di Kota Zurich, Swiss, pada 2010. (Albalad.co/Screengrab)

Qatar sabotase para pesaingnya agar terpilih jadi tuan rumah Piala Dunia 2022

Qatar diduga membayar sebuah perusahaan komunikasi dan para mantan agen CIA untuk kampanye negatif terhadap Amerika, Australia, dan Inggris, tiga negara pesaing dalam pencalonan sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022.





comments powered by Disqus