olahraga

Di Rusia, perempuan Iran protes larangan tonton di stadion

Ini kali pertama kaum hawa Iran berdemonstrasi dalam stadion

18 Juni 2018 00:10

Sejumlah aktivis asal Iran memanfaatkan Piala Dunia 2018 di Rusia untuk memprotes larangan menonton sepak bola di stadion bagi kaum hawa di negara Mullah itu. 

Beberapa perempuan Iran memajang spanduk bertulisan Biarkan Perempuan Iran Memasuki Stadion, saat menyaksikan laga perdana tim nasional Iran di St. Petersburg Jumat lalu. 

Dalam pertandingan awal menghadapi Maroko, Iran menang 1-0.

Iran melarang perempuan menyaksikan laga sepak bola di stadion atau olahraga lainnya sejak kemenangan Revolusi Islam pada 1979. Para pejabat Iran bilang kebijakan itu diterapkan untuk melindungi kaum hawa dari suasana vulgar.

Surat kabar the Washington Post ini kali pertama kaum hawa Iran berdemonstrasi dalam stadion. 

"Iran tidak senang melihat perempuan dalam stadion," kata Sara seraya menolak menyebut nama belakangnya lantaran takut ditangkap sepulangnya ke Iran. "Mereka khawatir atas apa yang kami inginkan."

Selama berunjuk rasa, Sara menutup wajahnya dengan cadar agar tidak dikenali. Dia bekerja untuk sebuah organisasi di Iran berkampanye supaya larangan itu dicabut.

Demonstran lainnya, Maryam, menyayangkan karena FIFA (Federasi Asosiasi Sepak Bola Internasional) tidak memberikan sanksi terhadap Iran. "FIFA mestinya tidak berpihak," ujarnya. 

 

Pangeran Al-Walid bin Talal dari Arab Saudi bersalaman dengan Presiden Joko Widodo saat bertemu di Istana Bogor, Jawa Barat, 22 Mei 2016. Tampak pula Duta besar Indonesia buat Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, serta Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said. (Agus Maftuh Abegebriel buat Albalad.co)

Berlusconi pernah tawarkan AC Milan kepada Pangeran Al-Walid

Berlusconi akhirnya menjual AC Milan kepada investor asal China, Yonghong Li, pada April 2017 seharga 740 juta euro.

Lokasi pembangunann sebuah stadion Piala Dunia 2022 di Qatar. (Arabian Business)

Qatar tawarkan duit Rp 12,6 triliun ke FIFA buat gelar Piala Dunia 2022

Qatar menawarkan uang US$ 400 juta tiga pekan sebelum pemilihan tuan rumah Piala Dunia 2018 dan 2022.

Dorna Sports dan Lusail Circuit Sports Club (LCSC) menandatangani perpanjangan kontrak hingga 2031 pada 7 Maret 2019. (Gulf Times)

Qatar akan gelar MotoGP hingga 2031

"Qatar telah menjadi bagian penting dari MotoGP," ujar Ezpeleta.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Anak Raja Salman tawar Man United seharga Rp 69 triliun

City menjadi pesaing berat United dipunyai oleh pangeran dari Abu Dhabi.





comments powered by Disqus

Rubrik olahraga Terbaru

Berlusconi pernah tawarkan AC Milan kepada Pangeran Al-Walid

Berlusconi akhirnya menjual AC Milan kepada investor asal China, Yonghong Li, pada April 2017 seharga 740 juta euro.

21 Maret 2019

TERSOHOR