olahraga

Tunisia dipaksa izinkan pecatur Israel ikut turnamen

Liel adalah juara catur kelompok usia U7 di the European School Individual Chess Championship, digelar Juli lalu.

04 Agustus 2018 22:55

Setelah mendapat tekanan, Federasi Catur Tunisia akhirnya mengizinkan pecatur asal Israel untuk ikut turnamen internasional di negara Arab magribi itu. 

Pemerintah Tunisia akan memberikan visa bagi Liel Levithan dari Kota Haifa buat berpartisipasi dalam turnamen catur the World School Individual Championship, bakal dilangsungkan tahun depan. 

FIDE (Federasi Catur Dunia) memaksa pemerintah Tunisia buat mengizinkan bocah perempuan berumur tujuh tahun itu bertanding. FIDE mengancam membatalkan penunjukan Tunisia sebagai tuan rumah turnamen catur dunia untuk pelajar sekolah tersebut. 

Federasi Catur Tunisia Selasa lalu mengumumkan pihaknya membolehkan peserta dari negara mana saja tanpa kecuali. 

Liel adalah juara catur kelompok usia U7 di the European School Individual Chess Championship, digelar Juli lalu. 

Syekh Khalid bin Zayid, pangeran dari Dubai, Uni Emirat Arab, merupakan pemilik Bin Zayed Group. (Screencapture YouTube)

Pangeran dari Dubai segera miliki Newcastle United

Pangeran Khalid bin Zayid sepakat membeli Newcastle United seharga Rp 6,2 triliun.

Muhammad Salah, bintang sepak bola Liverpool FC asal Mesir. (Twitter/MoSalah)

Salah gagal salat Idul Fitri karena rumah dikepung ribuan penggemar

"Ini tidak ada hubungannya dengan cinta. Ini tidak menghormati privasi dan tidak profesional," tulis Salah dalam bahasa Arab.

Syekh Khalid bin Zayid an-Nahyan, pangeran dari Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, merupakan pembeli klub Liga Primer Inggris, Newcastle United, seharga Rp 6,4 triliun. (Wikimedia Commons)

Pangeran dari Abu Dhabi beli klub Newcastle United seharga Rp 6,4 triliun

Syekh Khalid tadinya menawarkan harga US$ 2,6 miliar (Rp 37,4 triliun) untuk menguasai Liverpool FC namun ditolak oleh sang pemilik, Fenway Sports Group.

Ibu Kota Kairo, Mesir. (afrika.com)

Perempuan Mesir belajar silat buat hadapi pelaku pelecehan seksual

Silat mulai digemari di Mesir pada 2003. Popularitasnya kian menanjak sejak 2011.





comments powered by Disqus