olahraga

Mesir bakal izinkan lagi penonton ke stadion

Larangan penonton menyaksikan laga sepak bola di stadion berlaku setelah kerusuhan terjadi di Pelabuhan Said pada Februari 2012, tragedi terburuk sepanjang sejarah sepak bola Mesir. Insiden ini menewaskan lebih dari 70 pendukung tim Al-Ahli.

23 Agustus 2018 17:41

Mesir akan mengizinkan lagi penggemar menonton pertandingan sepak bola di stadion, enam tahun setelah dilarang akibat kerusuhan menewaskan lusinan orang di stadion Pelabuhan Said.

Menteri Olahraga Asyraf Sobhi bilang maksimal lima ribu penonton akan dibolehkan ke stadion untuk menyaksikan laga Liga Primer Mesir mulai 1 September mendatang.

Kebijakan ini dibuat setelah banyak penggemar menuntut diizinkan melihat pertandingan sepak bola di stadion. Mereka beralasan laga tanpa penonton tidak menarik.

EFA (Asosiasi Sepak Bola Mesir) sebelumnya juga mengumumkan bakal membolehkan penonton ke stadion tapi tidak disetujui oleh Kementerian Dalam Negeri.

Larangan penonton menyaksikan laga sepak bola di stadion berlaku setelah kerusuhan terjadi di Stadion Al-Masri, Pelabuhan Said, pada Februari 2012, tragedi terburuk sepanjang sejarah sepak bola Mesir. Insiden ini menewaskan lebih dari 70 pendukung tim Al-Ahli.

Larangan sempat dicabut pada Februari 2015, namun diberlakukan lagi sehabis kericuhan menewaskan lebih dari 20 penggemar klub Zamalik. Peristiwa ini terjadi sebelum laga menghadapi Enppi di Stadion Pertahanan Militer di Ibu Kota kairo dimulai.

Meski begitu, para penonton masih diizinkan menyaksikan pertandingan di stadion bila ada klub Mesir aatau tim nasional berlaga di turnamen internasional.

Sejumlah perempuan Iran diizinkan menonton pertandingan sepak bola antara tuan rumah menghadapi Bolivia di Stadion Azadi, Ibu Kota Teheran, Iran, 16 Oktober 2018. (Twitter)

Iran izinkan perempuan tonton laga sepak bola di stadion

Arab Saudi sejak Januari lalu membolehkan kaum hawa masuk stadion buat menyaksikan pertandingan olahraga.

Ahad Tamimi, gadis Palestina penampar tentara Israel pada 29 September 2018 mengunjungi markas klub Real Madrid. Di sana, dia menerima hadiah sebuah kostum sepak bola bernama dirinya. (Haaretz)

Real Madrid hadiahi penampar tentara Israel kostum bola

"Klub sepak bola bergengsi Real Madrid menjamu seorang teroris menjamu seorang teroris penyebar kebencian dan kekerasan. Memalukan," kata Nahshon melalui Twitter.

Delegasi dari Suku Al-Ghufran, Qatar, mengadukan pemerintah Qatar ke kantor FIFA di Kota Zurich, Swiss, 24 September 2018. (Al-Arabiya/Supplied)

Suku Al-Ghufran klaim Qatar rebut tanah mereka buat bangun infrastruktur Piala Dunia 2022

Piala Dunia 2022 bakal digelar di Qatar selama November-Desember.

Stadion Lusail di Kota Ad-Daayin, Qatar, bakal dipakai untuk menggelar laga Piala Dunia 2022. (www.qatar.to)

Gaji 78 buruh proyek Piala Dunia 2022 belum dibayar

Seorang juru bicara FIFA membantah pelanggaran atas hak-hak buruh proyek Piala Dunia 2022 terkait dengan FIFA dan Piala Dunia 2022.





comments powered by Disqus