olahraga

Iran izinkan perempuan tonton laga sepak bola di stadion

Arab Saudi sejak Januari lalu membolehkan kaum hawa masuk stadion buat menyaksikan pertandingan olahraga.

22 Oktober 2018 15:24

Untuk pertama kali sejak 1979, pemerintah Iran mengizinkan perempuan ke stadion untuk menonton pertandingan sepak bola.

Sejumlah perempuan Iran itu Selasa pekan lalu dibolehkan ke Stadion Azadi buat menyaksikan laga persahabatan tuan rumah menghadapi Bolivia. 

Katayoun Khosrowyar, pelatih kepala tim nasional perempuan U-19 Iran, menyambut positif hal itu. "Ini sebuah langkah baik setelah 40 tahun," katanya. "Pelan tapi pasti pintu-pintu di Stadion Azadi bakal terbuka bagi semua perempuan."

Meski tidak ada aturan hukum melarang kaum hawa di Iran menonton pertandingan olahraga, mereka kerap dilarang masuk. Kebijakan tidak resmi ini diberlakukan oleh kaum konservatif agama sejak 1980.

Maret lalu, Iran menahan 35 perempuan lantaran menonton pertandingan sepak bola di stadion. 

Arab Saudi sejak Januari lalu membolehkan kaum hawa masuk stadion buat menyaksikan pertandingan olahraga.

 

 

 

 

Dua perempuan Iran berkerudung di jalan umum. (Wiki Commons)

Iran berlakukan hukuman penjara atau cambuk bagi perempuan jalani operasi plastik

Beberapa tahun belakangan, makin banyak perempuan menjalani operasi plastik untuk memperbaiki bentuk hidung.

Dua pemain bintang klub Paris Saint-Germain Neymar dan Kylan Mbappe. (France 24)

Emirates tidak lagi sponsori PSG musim depan

Kemungkinan beralih ke Olympique de Marseille.

Ahad Tamimi, gadis Palestina penampar tentara Israel pada 29 September 2018 mengunjungi markas klub Real Madrid. Di sana, dia menerima hadiah sebuah kostum sepak bola bernama dirinya. (Haaretz)

Real Madrid hadiahi penampar tentara Israel kostum bola

"Klub sepak bola bergengsi Real Madrid menjamu seorang teroris menjamu seorang teroris penyebar kebencian dan kekerasan. Memalukan," kata Nahshon melalui Twitter.

Delegasi dari Suku Al-Ghufran, Qatar, mengadukan pemerintah Qatar ke kantor FIFA di Kota Zurich, Swiss, 24 September 2018. (Al-Arabiya/Supplied)

Suku Al-Ghufran klaim Qatar rebut tanah mereka buat bangun infrastruktur Piala Dunia 2022

Piala Dunia 2022 bakal digelar di Qatar selama November-Desember.





comments powered by Disqus