olahraga

Emirates tidak lagi sponsori PSG musim depan

Kemungkinan beralih ke Olympique de Marseille.

11 November 2018 20:44

Emirates Airline berencana tidak lagi memperpanjang kesepakatan untuk mensponsori klub Liga 1 Prancis Paris Saint-Germain (PSG) setelah perjanjian selesai akhir musim ini.

Seorang juru bicara Emirates mengungkapkan kontrak membikin nama Emirates dipasang di bagian depan kostum PSG sejak 2006 akan berakhir tahun depan dan tidak bakal diperbarui.

Kesepakatan Emirates, maskapai asal Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), dengan PSG ini menjadi tidak nyaman setelah UEA bareng Arab Saudi, Bahrain, dan Mesir memutus hubungan diplomatik dengan Qatar sejak awal Juni tahun lalu. PSG telah dimiliki oleh Qatar Sports Investments sejak 2011, sehingga menjadikan PSG sebagai klub terkaya di Prancis sekaligus salah satu klub paling tajir sejagat.

Emirates menolak berkomentar apakah akan mengalihkan perhatian ke Olympique de Marseille, pesaing PSG. Marseille merupakan klub kepunyaan konglomerat asal Amerika Serikat Frank McCourt.

Marseille telah meraih sembilan kali juara Liga Prancis, sedangkan PSG baru lima.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Al-Arabiya)

Pertarungan tinju Tyson versus Holyfield jilid tiga digelar di Riyadh pada Juli

"Pertarungan itu akan dilaksanakan pada 11 Juli di Ibu Kota Riyadh," kata seorang sumber Albalad.co.

Pesawat milik maskapai Emirates Airline di Bandar Udara Internasional Ratu Alia di Ibu Kota Amman, Yordania, 25 April 2015. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Chairman Emirates bilang perlu 18 bulan bagi industri penerbangan kembali normal

Dalam tahun fiskal berakhir Maret lalu, Emirates meraup laba bersih US$ 288 juta, meningkat dari 237 juta di tahun sebelumnya.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Arab Saudi bayar uang muka Rp 314 miliar untuk membeli klub New Castle United

Kalau pembelian ini terwujud, maka New Castle United bakal menjadi klub kedua Liga Primer Inggris dimiliki Arab Saudi setelah Sheffield United dibeli oleh Pangeran Abdullah bin Musaad bin Abdul Aziz.

Pangeran Al-Walid bin Talal dari Arab Saudi bersalaman dengan Presiden Joko Widodo saat bertemu di Istana Bogor, Jawa Barat, 22 Mei 2016. Tampak pula Duta Besar Indonesia buat Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, serta Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said. (Agus Maftuh Abegebriel buat Albalad.co)

Keponakan Raja Salman dalam proses beli Olympique Marseille

Usaha pertama Pangeran Al-Walid untuk memiliki klub Liga 1 Prancis itu gagal pada 2014.





comments powered by Disqus