olahraga

Pecatur cilik Libanon tolak hadapi lawan asal Israel

"Karena Israel adalah musuh," kata Mark Abu Dib, 8 tahun.

03 Januari 2019 20:13

Pecatur cilik asal Libanon, Mark Abu Dib, dipuji sebagai pahlawan lantaran menolak menghadapi dua lawannya asal Israel dalam turnamen catur digelar di Spanyol, November tahun lalu.

Mark, 8 tahun, mengungkapkan alasan penolakannya itu saat diwawancarai oleh stasiun televisi OTV dari Libanon. "Karena Israel adalah musuh," katanya menjawab pertanyaan presenter Rosanna Rammal.

Mark ikut dalam turnamen the World Cadet Chess Championships di Santiago de Compostela, Galicia, Spanyol, untuk kategori umur di bawah delapan tahun. Dalam 12 laga itu, Mark menolak bertanding dengan dua pecatur Israel, Guy Sivan dan Tomer Sternfeld.

Pemimpin Hizbullah Hasan Nasrallah memuji Mark dalam pidatonya di Beirut, 10 November tahun lalu. Dia berharap generasi muda lainnya di Libanon mengikuti prinsip Mark, menolak berhubungan dengan negara Zionis itu.

Rosanna menanyakan apakah Mark mengenal Nasrallah. Dia menjawab, "Dia adalah pejuang kemerdekaan. Dia membebaskan Libanon dari Israel."

Mark pun berterima kasih atas perjuangan Nasrallah selama ini.

Ibu Kota Kairo, Mesir. (afrika.com)

Perempuan Mesir belajar silat buat hadapi pelaku pelecehan seksual

Silat mulai digemari di Mesir pada 2003. Popularitasnya kian menanjak sejak 2011.

Kostum Neymar setelah bergabung dengan klub milik Qatar, Paris Saint-Germain. (Twitter/@PSG_inside)

Diundang Netanyahu, Neymar berjanji datang ke Yerusalem

Sikap Neymar ini berbeda dengan bintang sepak bola Portugal, Ronaldo. Pemain Juventus itu sangat menyokong perjuangan bangsa Palestina untuk merdeka.

Atlet asal israel, Alexander Shatilov, meraih medali emas dalam kejuaraan dunia senam berlangsung di Ibu Kota Doha, Qatar, pada 23 Maret 2019. (Twitter)

Lagu kebangsaan Israel diperdengarkan di Doha setelah atletnya raih medali emas

Dalam kejuaraan dunia senam artistik tahun lalu, Qatar juga mengizinkan simbol-simbol negara Israel diperlihatkan.

Pangeran Al-Walid bin Talal dari Arab Saudi bersalaman dengan Presiden Joko Widodo saat bertemu di Istana Bogor, Jawa Barat, 22 Mei 2016. Tampak pula Duta besar Indonesia buat Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, serta Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said. (Agus Maftuh Abegebriel buat Albalad.co)

Berlusconi pernah tawarkan AC Milan kepada Pangeran Al-Walid

Berlusconi akhirnya menjual AC Milan kepada investor asal China, Yonghong Li, pada April 2017 seharga 740 juta euro.





comments powered by Disqus