olahraga

Kalah di semifinal AFC, penonton UEA lempar sepatu dan botol ke pemain Qatar

Qatar akan melawan Jepang di partai final pada Jumat pekan ini.

30 Januari 2019 10:52

Kekalahan tim tuan rumah Uni Emirat Arab (UEA) dalam laga semifinal Piala AFC (Konfederasi Sepak Bola Asia) kemarin tercoreng oleh ulah penonton. Mereka melempari sepatu dan botol air kemasan ke arah para pemain Qatar. 

Tidak puas sampai di situ, penonton tuan rumah juga menyoraki lagu kebangsaan Qatar ketika diperdengarkan. 

Qatar melaju ke babak final Piala AFC untuk pertama kali setelah mengandaskan UEA 4-0. Negara Arab supertajir itu bakal menghadapi Jepang, juara Piala AFC empat kali, Jumat pekan ini.

Pelatih tim nasional Qatar, Felix Sanchez, mengakui pertandingan menghadapi UEA memang tidak mudah bagi para pemainnya. "Para pemain sadar akan mendapat tekanan besar tapi mereka berhasil meredam emosi. Saya sangat bangga kepada mereka."

Pertandingan UEA versus Qatar sama sekali tidak dihadiri penonton asal tim tamu. Semua tiket buat laga di Stadion Muhammad bin Zayid itu diborong oleh tuan rumah. 

Kalaupun dibolehkan menonton langsung ke stadion, warga Qatar bernama Hamad al-Mansuri tidak mau datang. "Karena kami takut berada di sana. UEA sangat berbahaya bagi kami," ujarnya. 

Laga kedua tim berlangsung di tengah situasi permusuhan antara kedua negara. UEA bareng Arab Saudi, Bahrain, dan Mesir memutus hubungan diplomatik dengan Qatar sejak 5 Juni 2017. 

Mereka beralasan Qatar menyokong terorisme. Keempat negara Arab itu juga menerapkan blokade darat, laut, dan udara terhadap Qatar.

 

 

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Arab Saudi berencana gelar balapan Formula 1

Arab Saudi sudah menjadi tumah rumah balapan Formula E sejak Desember tahun lalu.

Syekh Khalid bin Zayid, pangeran dari Dubai, Uni Emirat Arab, merupakan pemilik Bin Zayed Group. (Screencapture YouTube)

Pangeran dari Dubai segera miliki Newcastle United

Pangeran Khalid bin Zayid sepakat membeli Newcastle United seharga Rp 6,2 triliun.

Muhammad Salah, bintang sepak bola Liverpool FC asal Mesir. (Twitter/MoSalah)

Salah gagal salat Idul Fitri karena rumah dikepung ribuan penggemar

"Ini tidak ada hubungannya dengan cinta. Ini tidak menghormati privasi dan tidak profesional," tulis Salah dalam bahasa Arab.

Syekh Khalid bin Zayid an-Nahyan, pangeran dari Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, merupakan pembeli klub Liga Primer Inggris, Newcastle United, seharga Rp 6,4 triliun. (Wikimedia Commons)

Pangeran dari Abu Dhabi beli klub Newcastle United seharga Rp 6,4 triliun

Syekh Khalid tadinya menawarkan harga US$ 2,6 miliar (Rp 37,4 triliun) untuk menguasai Liverpool FC namun ditolak oleh sang pemilik, Fenway Sports Group.





comments powered by Disqus