olahraga

UEA tangkap warga Inggris karena pakai kostum Qatar

Sejak 2017, UEA melarang siapa saja menunjukkan simpati terhadap Qatar dalam bentuk apapun.

08 Februari 2019 00:25

Polisi Uni Emirat Arab (UEA) Selasa lalu menangkap Ali Isa Ahmad, berkewarganegaraan ganda Inggris dan Sudan, lantaran mengenakan kostum tim nasional Qatar, seperti dilansir surat kabar the Guardian.

Ali juga diserang para pendukung tuan rumah karena menyokong Qatar dalam laga menghadapi Irak di turnamen Piala AFC (Konfederasi Sepak Bola Asia). Dia tengah berlibur di negara Arab Teluk itu. 

Seorang temannya - berbicara dengan Ali di tahanan polisi - bilang pemuda 26 tahun itu tidak mengetahui kalau memakai kostum Qatar di UEA melanggar hukum.

Tapi Kedutaan Besar UEA di London menjelaskan Ali ditahan bukan karena mengenakan seragam tim Qatar, tapi dia membikin keterangan palsu telah diserang penggemar sepak bola tuan rumah.

Polisi kemudian membawa Ali ke dokter, tapi hasil pemeriksaan menyebutkan luka dia derita bukan lantaran dipukuli penonton UEA. Pihak Kedutaan UEA menyatakan kasus ini akan diadili.

"Dia dibekuk bukan karena mengenakan kostum sepak bola Qatar," kata seorang pejabat UEA. "Ini adalah contoh orang mencari perhatian media dan membuang waktu polisi."

Sejak 2017, UEA melarang siapa saja menunjukkan simpati terhadap Qatar dalam bentuk apapun. Yang melanggar diancam hukuman penjara maksimal 15 tahun dan denda 500 ribu dirham. 

UEA bareng Arab Saudi, Bahrain, dan Mesir memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar pada 5 Juni 2017. Mereka beralasan negara Arab supertajir itu mendukung terorisme.

Amir Lokie mengatakan kepada the Guardian, temannya itu sempat dibebaskan tapi ditangkap lagi dengan tuduhan membuat keterangan palsu. Dia menambahkan telepon seluler Ali disita polisi dan dia sempat ditahan dua hari dalam sebuah ruangan sempit. 

"Dia memohon kepada kami untuk melakukan apa saja bisa dilakoni agar dia bisa bebas," ujar Lokie.

 

 

Kostum Neymar setelah bergabung dengan klub milik Qatar, Paris Saint-Germain. (Twitter/@PSG_inside)

Diundang Netanyahu, Neymar berjanji datang ke Yerusalem

Sikap Neymar ini berbeda dengan bintang sepak bola Portugal, Ronaldo. Pemain Juventus itu sangat menyokong perjuangan bangsa Palestina untuk merdeka.

Atlet asal israel, Alexander Shatilov, meraih medali emas dalam kejuaraan dunia senam berlangsung di Ibu Kota Doha, Qatar, pada 23 Maret 2019. (Twitter)

Lagu kebangsaan Israel diperdengarkan di Doha setelah atletnya raih medali emas

Dalam kejuaraan dunia senam artistik tahun lalu, Qatar juga mengizinkan simbol-simbol negara Israel diperlihatkan.

Pangeran Al-Walid bin Talal dari Arab Saudi bersalaman dengan Presiden Joko Widodo saat bertemu di Istana Bogor, Jawa Barat, 22 Mei 2016. Tampak pula Duta besar Indonesia buat Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, serta Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said. (Agus Maftuh Abegebriel buat Albalad.co)

Berlusconi pernah tawarkan AC Milan kepada Pangeran Al-Walid

Berlusconi akhirnya menjual AC Milan kepada investor asal China, Yonghong Li, pada April 2017 seharga 740 juta euro.

Lokasi pembangunann sebuah stadion Piala Dunia 2022 di Qatar. (Arabian Business)

Qatar tawarkan duit Rp 12,6 triliun ke FIFA buat gelar Piala Dunia 2022

Qatar menawarkan uang US$ 400 juta tiga pekan sebelum pemilihan tuan rumah Piala Dunia 2018 dan 2022.





comments powered by Disqus

Rubrik olahraga Terbaru

Diundang Netanyahu, Neymar berjanji datang ke Yerusalem

Sikap Neymar ini berbeda dengan bintang sepak bola Portugal, Ronaldo. Pemain Juventus itu sangat menyokong perjuangan bangsa Palestina untuk merdeka.

05 April 2019

TERSOHOR