olahraga

Qatar tawarkan duit Rp 12,6 triliun ke FIFA buat gelar Piala Dunia 2022

Qatar menawarkan uang US$ 400 juta tiga pekan sebelum pemilihan tuan rumah Piala Dunia 2018 dan 2022.

11 Maret 2019 13:28

Qatar diduga menawarkan fulus sebesar US$ 880 juta atau setara Rp 12,6 triliun kepada FiFA (Federasi Asosiasi Sepak Bola Internasional) untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022. 

Tawaran itu diberikan dalam dua tahap. Qatar menawarkan uang US$ 400 juta tiga pekan sebelum pemilihan tuan rumah Piala Dunia 2018 dan 2022 dilakukan di Kota Zurich, Swiss, pada 2010. 

Tawaran kedua dari Qatar kepada FIFA sebesar US$ 480 juta pada April 2014, tidak lama sebelum FIFA menghentikan penyelidikan terkait proses terpilihnya Rusia sebagai tuan rumah Piala Dunia 2018 dan Qatar di 2022, diduga berbau suap. 

Ghanim Nusaibah, pendiri Cornerstone Global, bilang sangkaan terbaru dibocorkan oleh surat kabar the Sunday Times kemarin paling memojokkan Qatar. 

"FIFA sekarang perlu memutuskan bagaimana akan menginvestigasi dirinya sendiri," kata Ghanim kepada Arab News. "Reputasi FIFA berisiko menjadi kerusakan permanen."

 

 

Delegasi dari Suku Al-Ghufran, Qatar, mengadukan pemerintah Qatar ke kantor FIFA di Kota Zurich, Swiss, 24 September 2018. (Al-Arabiya/Supplied)

Suku Al-Ghufran klaim Qatar rebut tanah mereka buat bangun infrastruktur Piala Dunia 2022

Piala Dunia 2022 bakal digelar di Qatar selama November-Desember.

Stadion Lusail di Kota Ad-Daayin, Qatar, bakal dipakai untuk menggelar laga Piala Dunia 2022. (www.qatar.to)

Gaji 78 buruh proyek Piala Dunia 2022 belum dibayar

Seorang juru bicara FIFA membantah pelanggaran atas hak-hak buruh proyek Piala Dunia 2022 terkait dengan FIFA dan Piala Dunia 2022.

Stadion Al-Wakrah bakal dipakai untuk Piala Dunia 2022. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Buruh Piala Dunia 2022 asal Nepal tewas terjatuh dalam proyek pembangunan stadion

Lelaki 23 tahun itu meninggal pada 14 Agustus dalam proyek pembangunan Stadion Al-Wakrah.

Kalusha Bwalya, Anggota Komite Eksekutif CAF (Konfederasi Sepak Bola Afrika) sekaligus mantan Presiden Asosiasi Sepak Bola Zambia. (Twitter/KalushaPBwalya)

FIFA beri sanksi bagi mantan presiden Asosiasi Sepak Bola Zambia karena terima suap dari Qatar

Kalusha Bwalya telah menerima fulus sebesar US$ 80 ribu dari Muhammad bin Hammam untuk memilih Qatar menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022.





comments powered by Disqus

Rubrik olahraga Terbaru

Berlusconi pernah tawarkan AC Milan kepada Pangeran Al-Walid

Berlusconi akhirnya menjual AC Milan kepada investor asal China, Yonghong Li, pada April 2017 seharga 740 juta euro.

21 Maret 2019

TERSOHOR