olahraga

Perempuan Mesir belajar silat buat hadapi pelaku pelecehan seksual

Silat mulai digemari di Mesir pada 2003. Popularitasnya kian menanjak sejak 2011.

21 Mei 2019 11:43

Pencak silat kini menjadi bela diri paling digemari kaum hawa di Mesir. Mereka belajar bela diri tradisional Indonesia itu untuk menghadapi para pelaku pelecehan seksual. 

Dengan bantuan pelajar dan mahasiswa Indonesia, sekarang terdapat 1.200 perempuan Mesir berlatih silat di pusat kebudayaan Indonesia di Ibu Kota Kairo. Mereka berlatih saban pekan. 

Remaja bernama Rahma Hatim mengakui ada persoalan dihadapi perempuan Mesir di jalanan. 

"Kalau ada seorang lelaki datang mendekat, saya mampu membela diri," kata Rahma. "Saya sekarang memiliki kepercayaan diri dan tidak ada seorang pun bisa melecehkan saya lantaran saya dapat melawan mereka."

Pelatih silat bernama Ruqayah Samalusi bilang silat mulai digemari di Mesir pada 2003. Popularitasnya kian menanjak sejak 2011. 

Kairo termasuk kota paling berbahaya di dunia bagi kaum perempuan terkait tingginya kasus pelecehan seksual. 

 

 

Logo stasiun televisi olahraga beIN Sports. (Arabian Business)

Arab Saudi akui curi hak siar milik televisi Qatar

Keputusan WTO itu merupakan cacat terburuk bagi negara Kabah itu selain masalah pelanggaran hak asasi manusia.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Al-Arabiya)

Pertarungan tinju Tyson versus Holyfield jilid tiga digelar di Riyadh pada Juli

"Pertarungan itu akan dilaksanakan pada 11 Juli di Ibu Kota Riyadh," kata seorang sumber Albalad.co.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Arab Saudi bayar uang muka Rp 314 miliar untuk membeli klub Newcastle United

Kalau pembelian ini terwujud, maka Newcastle United bakal menjadi klub kedua Liga Primer Inggris dimiliki Arab Saudi setelah Sheffield United dibeli oleh Pangeran Abdullah bin Musaad bin Abdul Aziz.

Pangeran Al-Walid bin Talal dari Arab Saudi bersalaman dengan Presiden Joko Widodo saat bertemu di Istana Bogor, Jawa Barat, 22 Mei 2016. Tampak pula Duta Besar Indonesia buat Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, serta Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said. (Agus Maftuh Abegebriel buat Albalad.co)

Keponakan Raja Salman dalam proses beli Olympique Marseille

Usaha pertama Pangeran Al-Walid untuk memiliki klub Liga 1 Prancis itu gagal pada 2014.





comments powered by Disqus