olahraga

Arab Saudi bayar uang muka Rp 314 miliar untuk membeli klub Newcastle United

Kalau pembelian ini terwujud, maka Newcastle United bakal menjadi klub kedua Liga Primer Inggris dimiliki Arab Saudi setelah Sheffield United dibeli oleh Pangeran Abdullah bin Musaad bin Abdul Aziz.

07 Mei 2020 22:17

Konsorsium dipimpin lembaga dana investasi Arab Saudi, Public Investment Fund (PIF), telah membayar uang muka sebesar 17 juta pound sterling (kini setara Rp 314 miliar) kepada sang pemilik, Mike Ashley, untuk membeli klub Liga Primer Inggris, Newcastle United.

Dalam klausul perjanjian, uang muka ini tidak bisa dikembalikan kalau proses pembelian Newcastle United gagal atau ditolak oleh pihak Liga Primer.

Kesepakatan buat memberikan uang muka ini dicapai ketika konsorsium PIF setuju membayar harga 340 juta pound sterling (Rp 6,4 triliun) buat menguasai 80 persen saham Newcastle United. Harga beli diturunkan menjadi 300 juta pound sterling (Rp 5,6 triliun) lantaran keadaan ekonomi global memburuk, namun jumlah uang muka mesti disetor tetap sama.

Kalau pembelian ini terwujud, maka Newcastle United bakal menjadi klub kedua Liga Primer Inggris dimiliki Arab Saudi setelah Sheffield United dibeli oleh Pangeran Abdullah bin Musaad bin Abdul Aziz seharga lima juta pound sterling (Rp 92,5 miliar) tahun lalu.

Namun Pangeran Abdullah sudah menguasai setengah dari total saham Sheffield United sejak 2013 hanya dengan membayar satu pound sterling. Dengan syarat dia menginvestasikan banyak fulus buat membangun klub menjadi kuat.

Tim reli asal Israel mengikuti Reli Dakar berlangsung di Ara  Saudi selama 3-15 Januari 2021. (Twitter)

Dua pereli Israel ikut balapan mobil di Arab Saudi

Danny Pearl dan Charly Gotlib datang ke Saudi menggunakan paspor Israel buat mengikuti Reli Dakar.

Dua pemilik Beitar Jerusalem saat ini: Moshe Hogeg (tengah) dan Syekh Hamad bin Khalifah an-Nahyan dari Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (kanan). Beitar Jerusalem adalah satu-satunya klub sepak bola Israel tidak pernah memiliki pemain Arab muslim. (Beitar Jerusalem)

Setelah dibeli pangeran Abu Dhabi, klub bola Israel buka peluang bagi pemain Arab dan muslim bergabung

Beitar Jerusalem adalah satu-satunya klub sepak bola di negara Zionis itu tidak pernah memiliki pemain Arab dan muslim.

Dua pemilik Beitar Jerusalem saat ini: Moshe Hogeg (tengah) dan Syekh Hamad bin Khalifah an-Nahyan dari Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (kanan). Beitar Jerusalem adalah satu-satunya klub sepak bola Israel tidak pernah memiliki pemain Arab muslim. (Beitar Jerusalem)

Pangeran Abu Dhabi beli 50 persen saham klub bola Israel

Syekh Hamad bin Khalifah menjadi investor Arab pertama membeli saham klub sepak bola Israel. 

Moshe Hogeg (kiri), pemilik klub sepak bola Beitar Jerusalem. (Moshe Hogeg via JTA)

Pangeran Abu Dhabi berminat beli klub bola Israel

Sejak membeli Beitar senilai dua tahun lalu, Hogeg mengubah citra klub terkenal anti-Arab dan Islam ini.





comments powered by Disqus