olahraga

Dua pejudo mundur dari Olimpiade Tokyo karena menolak lawan pejudo Israel

Fathi bilang dukungan politiknya terhadap bangsa Palestina sedang dijajah oleh Israel membuat dirinya tidak mungkin bertanding menghadapi atlet dari negara Zionis itu.

27 Juli 2021 22:58

Dua pejudo telah mundur dari Olimpiade Tokyo di Jepang sedang berlangsung karena menolak melawan pejudo dari Israel. Kedua pejudo berkompetisi di kelas 73 kilogram ini adalah Fathi Nurain asal Aljazair dan Muhammad Abdarrasul asal Sudan.

Fathi mundur pekan lalu. Dia bilang dukungan politiknya terhadap bangsa Palestina sedang dijajah oleh Israel membuat dirinya tidak mungkin bertanding menghadapi atlet dari negara Zionis itu.

"Kami telah berusaha keras untuk dapat bertarung di Olimpiade...tapi isu Palestina lebih besar dari semua ini," kata Fathi kepada sebuah stasiun televisi Aljazair Kamis pekan lalu. "Keputusan saya sudah final."

Gegara ketetapannya itu, IJF (Federasi Judo Internasional) Sabtu pekan lalu menyatakan mencabut akreditasi Fathi dan pelatihnya, Amar Bani Khalaf. Keduanya diperkirakan akan dienai sanksi.

IJF menegaskan Fathi telah melanggar filosofi IJF. "IJF mempunyai kebijakan non-diskriminasi, mengembangkan slidaritas sebagai prinsip kunci, seperti diamanatkan oleh nilai-nilai terkandung dalam beladiri judo."

Fathi Senin minggu lalu mestinya menghadapi pejudo Sudan, Muhammad Abdarrasul, sebelum di babak selanjutnya bertemu pejudo Israel, Tohar Butbul.

Ini bukan kali pertama Fathi ogah menghadapi pejudo Israel. Pada kejuaraan dunia judo, juga di Tokyo dua tahun lalu, Fathi mundur agar dbertarung dengan atlet dari negeri Bintang Daud itu.

Jejak Fathi rupanya diikuti oleh Abdarrasul. Dia tidak muncul ketika harus melawan Butbul. IJF tidak mengumumkan alasan Abdarrasul menolak menghadapi Butbul. Ofisial Olimpiade asal Sudan juga tidak berkomentar.

Bulbul kandas di babak perempat final.

Sudan bareng Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Maroko tahun lalu sepakat membina hubungan diplomatik dengan Israel.

 

 

Syekh Khalifah bin Hamad bin Khalifah ats-Tsani, adik dari Emir Qatar Syekh Tamim bin Hamad bin Khalifah ats-Tsani. (Instagram)

Pangeran Qatar umumkan kepindahan Messi ke PSG

"Kalian tidak perlu menunggu lagi, semuanya sudah seratus persen pasti," kata Syekh Khalifah, 30 tahun, melalui akun Twitternya.

Turnamen gulat WWE pertama kali digelar di Arab Saaudi pada 2019. (Twitter)

Saudi berencana gelar turnamen gulat perempuan Oktober mendatang

Saudi pertama kali melangsungkan turnamen gulat WWE dua tahun lalu.

Pejudo asal Israel Hershko Raz nengalahkan pejudo dari Arab Saudi Tahani al-Qahtani dalam babak 32 besar cabang judo putri kelas 78 kilogram ke atas di Olimpiade Tokyo, 30 Juli 2021. (Eurosport)

Relaksasi relasi Saudi-Israel lewat olahraga

Tahani kemarin bertarung dan kalah dari Hershko. Tapi dia menjadi atlet Saudi pertama bertanding menghadapi lawan dari Israel.





comments powered by Disqus