tajuk

Negara idaman Israel

Israel dan Saudi menganggap Iran musuh bersama.

15 November 2017 13:55

Kejutan itu muncul di Sabtu perdana bulan ini. Perdana Menteri Libanon Rafik Hariri baru tiba di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, mengumumkan pengunduran dirinya.

Bukan lantaran menyatakan berhenti dari negeri orang tapi dia menuding Iran dan milisi sokongannya, Hizbullah, sebagai penyebab ketidakstabilan di Libanon dan Timur Tengah umumnya. 

Tuduhan Hariri itu mirip sikap Arab Saudi, selalu menuding Iran mencampuri urusan negara-negara Arab. 

Muncul dugaan kuat Hariri mundur atas paksaan Arab Saudi karena dia menolak mengeluarkan Hibullah dari pemerintahan koalisi. Presiden Michel Aun, bersekutu dengan Hizbullah, menuduh Saudi telah menculik dan menyandera Hariri. Dia bilang Saudi telah mencampuri urusan dalam negeri Libanon. 

Ketegangan antara kedua negara ini sekaligus menggambarkan perebutan pengaruh antara Saudi dan Iran sudah mulai merambah ke Libanon.

Arab Saudi sekarang memang berbeda dengan sebelumnya. Negara Kabah ini kini agresif dan frontal terhadap musuh bebuyutan mereka, Iran. 

Perubahan sikap ini dimulai setelah Pangeran Muhammad bin Salman, anak kesayangan Raja Salman masuk ke dalam jalur kekuasaan dua tahun lalu.

Pada Maret 2015, Pangeran Muhammad selaku menteri pertahanan memerintahkan menggempur milisi Syiah Al-Hutiyun di Yaman, merupakan dukungan Iran. Bin Salman, sebulan kemudian menjadi putera mahkota, beralasan intervensi militer pertama Saudi tersebut untuk mengembalikan rezim sah di bawah kepemimpinan Presiden Abdu Rabbu Mansur Hadi. 

Pada Juli 2015, Saudi seirama dengan Israel, sama-sama menolak kesepakatan soal program nuklir Iran, lalu berujung pada pencabutan sanksi ekonomi atas negara Mullah itu Januari 2016. 

Di bulan itu pula, hubungan diplomatik Saudi dan Iran terputus setelah Saudi mengeksekusi ulama Syiah dari Awamiyah, Syekh Muhammad Nimr an-Nimr. Eksekusi ini memicu demonstrasi rusuh di Iran.

Pengunjuk rasa membakar Kedutaan Saudi di Teheran dan konsulatnya di Masyhad. Perisitiwa inilah membikin Riyadh murka sehingga memutus hubungan diplomatik dengan Iran. 

Sebelumnya ketegangan sudah meliputi hubungan Saudi-Iran sehabis tragedi Mina di musim haji 2015. Tabrakan arus jamaah haji menewaskan lebih dari 2.400 orang, termasuk 400-an jamaah asal Iran. Teheran menuntut Riyadh meminta maaf dan bertanggung jawab atas petaka tersebut.

Kini, di bawah kepemimpinan Pangeran Muhammad bin Salman sebagai pemimpin de facto, Saudi akan terang-terangan berebut pengaruh di kawasan, terutama Irak, Suriah, Libanon, dan Palestina, empat negara memiliki basis pengaruh Iran. 

Tentu saja sikap permusuhan terang-terangan dan agresif dilancarkan Saudi terhadap Iran, menyenangkan Israel. Kedua negara itu kini menganggap Iran sebagai musuh bersama.  

 

 

 

Jamal Khashoggi, pengkritik pemerintah Arab Saudi. (Twitter)

Turki mulai adili 20 warga Saudi secara in absentia dalam kasus pembunuhan Khashoggi

"Mereka meminta saya menyalakan tandoor (oven). Mereka kelihatan panik saat itu," kata Zeki Demir.

Puteri Basmah binti Saud bin Abdul Aziz dari Arab Saudi. (Insider)

Rintihan dari dalam penjara

Melalui jaringannya di Amerika, Puteri Basmah telah meminta bantuan sebagian anggota Kongres namun hasilnya nihil.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Polisi Kanada peringatkan pengkritik Saudi akan jadi target pembunuhan Bin Salman

Seorang juru bicara pemerintah Kanada mengakui pihaknya prihatin dengan situasi hak asasi manusia buruk di Arab Saudi.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Buru Jabri incar dokumen

"Dia memiliki semua dokumen mengenai segala hal dan menyangkut semua orang penting di Saudi," tutur seorang eks pejabat keamanan regional.





comments powered by Disqus

Rubrik tajuk Terbaru

De-facto the Palestinian natives are annexed to Israel

The de-facto annexation created a de-facto Jewish apartheid. De-jure annexation provides Israel with legal tools to confiscate Palestinian land and expand settlements.

27 Juni 2020

TERSOHOR