tajuk

Kapan Perang Gaza rampung

Netanyahu sudah menyatakan perang akan berlangsung selama mungkin yang dibutuhkan. Bukan sekadar melumpuhkan kekuatan Hamas dan Jihad Islam, tapi sampai Netanyahu bisa menjamin jabatannya tidak lepas.

17 Mei 2021 09:30

Pertanyaan di atas tidak relevan dengan kecaman masyarakat internasional terhadap serangan barbar dilancarkan Israel terhadap Jalur Gaza sejak Senin pekan lalu. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu - sudah lebih dari 15 tahun menjabat (1996-1999) dan 2009 hingga sekarang - tahu betul dan sudah mengkalkulasi cuma kecaman bisa dilakukan Perserikatan Bangsa-Bangsa, Organisasi Konferensi Islam, atau Liga Arab.

Netanyahu sangat sadar dunia tidak berdaya. Berapa pun banyaknya pelanggaran hukum internasional, kejahatan perang, dan kejahatan kemanusiaan dilakoni negara Zionis itu, tidak pernah ada sanksi mereka terima. Pejabat sipil dan militer Israel bebas dari jeratan hukum.

Alhasil, kapan Perang Gaza rampung? Semua terserah Netanyahu. Apalagi sampai sekarang tidak ada satu pun elite politik Israel, di dalam pemerintahan atau oposisi, termasuk Ketua Partai Yesh Atid Yair Lapid, menentang gempuran udara atas target-target milik Hamas dan Jihad Islam.   

Perlu diingat, perang diprovokasi oleh keputusan pengadilan Israel untuk mengusir warga Syekh Jarrah dari rumah-rumah mereka di Yerussalem Timur dan serbuan aparat keamanan Israel ke dalam Masjid Al-Aqsa, terjadi ketika Netanyahu sangat kecewa lantaran gagal membikin pemerintahan.

Lima hari sebelum Perang Gaza meletup, Presiden Reuven Rivlin memberikan mandat hingga 2 Juni kepada Yair Lapid buat membentuk pemerintahan. Tentu saja Netanyahu akan memanfaatkan perang tengah berkecamuk untuk memperbaiki pamornya anjlok karena menjadi terdakwa tiga kasus korupsi. Dan 2 Juni menjadi batas bagi Netanyahu pula untuk menggagalkan upaya Lapid menjadi perdana menteri menggantikan dirinya.

Tidak sampai sepekan, usaha Netanyahu berhasil. Ketua Partai Yamina Naftali Bennett sudah berubah haluan. Dari tadinya siap berkoalisi dengan Yair Lapid kembali bersedia berkoalisi dengan Netanyahu. Jika posisi ini yang terjadi sampai 2 Juni, jabatan Netanyahu selamat. Atau setidaknya akan ada pemilihan umum kelima dalam dua tahun belakangan.

Netanyahu sudah menyatakan perang akan berlangsung selama mungkin yang dibutuhkan. Bukan sekadar melumpuhkan kekuatan Hamas dan Jihad Islam, tapi sampai Netanyahu bisa menjamin jabatannya tidak lepas.

Ketua Partai Yamina Naftali Bennett (kiri) dan Ketua Partai Yesh Atid Yair Lapid akan memimpin Israel bergantian. (Courtesy)

Pemerintahan baru Israel akan terdiri dari 27 menteri, termasuk sembilan perempuan

Menteri tertua berumur 74 tahun, sedangkan menteri paling muda berusia 37 tahun.

Natali Bennett ketika masih berdinas di militer. (Haaretz)

Memahami Naftali Bennett, perdana menteri religius pertama Israel

Bennett adalah perdana menteri pertama dari generasi ketiga Israel. Dia Yahudi nasionalis tapi bukan dogmatis. Dia Yahudi religius tapi tidak benar-benar taat.

Tentara Israel bernama Kopral Gilad Shalit saat masih menjadi tawanan Hamas pada 2006-2011. (Screencapture)

Hamas rilis rekaman suara warga Israel mereka sekap

Dalam rekaman berbahasa Ibrani dilansir stasiun televisi Al-Jazeera ini, lelaki dari negara Zionis itu minta segera dibebaskan. 

Mesir pada 4 Juni 2021 mengirim alat-alat berat untuk membangun kembali Jalur Gaza telah dilanda perang pada 10-20 Mei lalu. (Twitter)

Mesir kirim alat konstruksi buat bangun kembali ke Gaza

Mesir telah menjanjikan bantuan US$ 500 juta buat membangun kembali Gaza. 





comments powered by Disqus