palestina

Adik perempuan pemimpin Hamas dirawat di Israel

Israel juga pernah merawat ibu mertua dan cucu dari Ismail Haniyah.

03 November 2014 00:58

Israel telah mengizinkan adik perempuan dari pemimpin senior Hamas dirawat di negara itu.

Israel Radio hari ini melaporkan saudara kandung dari Musa Abu Marzuq itu mengidap kanker dan dalam kondisi parah. Perempuan 60 tahun ini dibolehkan masuk ke negara Zionis buat menjalani perawatan.

Laporan ini muncul sekitar dua pekan setelah Rumah Sakit Ichilov di Ibu Kota Tel Aviv, Israel, membenarkan putri dari pemimpin Hamas Ismail Haniyah dibawa ke sana untuk mendapat layanan rawat darurat. Dia mengalami komplikasi sehabis berobat rutin. "Dia salah satu dari seribu lebih pasien asal Jalur Gaza dan Tepi Barat, anak-anak dan orang dewasa, kami rawat saban tahun," kata pihak rumah sakit dalam pernyataan tertulis saat itu.

Meski konflik di antara kedua pihak terus berlanjut, Israel kerap memberi izin bagi anggota keluarga pemimpin Hamas dirawat di negara Zionis itu.

Juni lalu, ibu mertua Haniyah berumur 68 tahun juga dirawat di Rumah sakit Augusta Victoria, dekat Bukit Zaitun, Yerusalem. Pada November 2013 cucu perempuan Haniyah juga dilarikan ke rumah sakit di Israel. Tapi karena tidak kunjung sembuh dia dikembalikan kepada keluarganya di Gaza dan akhirnya meninggal.

Menurut Ahmad Yusuf, pejabat senior Hamas di Gaza, Haniyah waktu itu tidak mempunyai pilihan lain. "Jika Anda hampir mati dan musuh Anda satu-satunya bisa merawat Anda, tentu saja Anda minta kepada dia," katanya. "Anak-anak dari pemimpin Hamas juga manusia."

Pemimpin Hamas Musa Abu Marzuq. (Albalad.co)

Delegasi Hamas melawat ke Moskow

Kunjungan ini berlangsung saat relasi Rusia-Israel memanas, setelah Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov menyebut mendiang pemimpin Nazi Jerman Adolf Hitler adalah orang Yahudi. 

Kepala Biro Politik Hamas Ismail Haniyah mengadakan pertemuan dengan  tamunya Sekretaris Jenderal Jihad Islam Ziyad an-Nakhlah di kantornya di Ibu Kota Doha, Qatar, 12 Februari 2021. (Biro Pers Hamas buat Albalad.co)

Pemimpin Hamas ancam culik lagi warga Israel

Hamas masih menahan empat warga Israel di Jalur Gaza.

Mantan Kepala Biro Politik Hamas Musa Abu Marzuq. (Albalad.co/Supplied)

Abu Marzuq: Hanya Iran bantu Hamas dalam membangun kekuatan militer

"Tapi sebagai kelompok pejuang, kami akan melawan Israel sepanjang waktu, bukan tiap dua tahun. Kami akan terus melawan Israel tiap hari dan di mana saja di dalam negara kami," tutur Abu Marzuq.





comments powered by Disqus

Rubrik palestina Terbaru

kota gaza 2 3

Tujuh anggota Kongres ajukan resolusi agar Amerika akui Nakbah

"Kita harus mengakui kemanusiaan Palestina diabaikan ketika orang-orang menolak mengakui kejahatan perang dan pelanggaran hak asasi manusia terjadi dalam sistem aparthei Israel," ujar Rashida.

17 Mei 2022

TERSOHOR