palestina

2014 tahun paling berdarah dalam konflik Palestina-Israel

Sepanjang tahun lalu 2.314 warga Palestina terbunuh dan 17.125 cedera. Sedangkan di pihak Israel cuma 85 orang tewas dan 2.629 luka.

27 Maret 2015 08:40

Kantor Urusan Koordinasi Kemanusiaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNOCHA) kemarin melansir laporan menyebut 2014 merupakan tahun paling berdarah dalam konflik Palestina-Israel sejak 1967.

Sepanjang tahun lalu 2.314 warga Palestina terbunuh dan 17.125 cedera. Sedangkan di pihak Israel cuma 85 orang tewas dan 2.629 luka. Dibandingkan dengan 2013, hanya 39 orang Palestina meninggal dan lima penduduk Israel dijemput ajal.

Laporan itu menyimpulkan tingginya angka korban tewas disebabkan perang 50 hari berlangsung Juli-Agustus tahun lalu di Jalur Gaza. Juga dipicu oleh meletupnya kekerasan di Yerusalem lantaran Perang Gaza dan perebutan hak atas kompleks Al-Aqsa.

Mengutip berbagai sumber Palestina dan internasional, sebanyak 2.220 orang Palestina meninggal dalam perang musim panas tahun lalu, termasuk 1.492 penduduk sipil. Israel mengklaim setengah dari korban tewas di pihak Palestina adalah anggota kelompok bersenjata. Di sisi Israel 66 tentara dan enam warga sipil terbunuh.

Laporan UNOCHA ini juga mengutip data dari Kementerian Kesehatan Palestina: 11.231 warga Palestina luka dan sekitar seratus ribu lainnya mengungsi.

"Serangan-serangan Israel terhadap bangunan-bangunan permukiman mengakibatkan tingginya angka korban tewas di pihak sipil, memicu kekhawatiran soal penghormatan atas prinsip pemisahan, proporsionalitas, dan pencegahan dalam serangan menurut undang-undang kemanusiaan internasional," tulis laporan UNOCHA. "Perang juga menimbulkan dampak amat buruk bagi penduduk sipil Israel lantaran tembakan roket dan mortir serampangan dari kelompok-kelompok bersenjata di Gaza."

Kerusakan akibat serangan udara Israel ke Jalur Gaza dalam perang 50 hari, Juli-Agustus 2014. (indymedia.ie)

Perangi Hamas demi gas

Hamas menjadi ganjalan utama Israel buat memperoleh hak pengelolaan gas di lepas pantai Gaza.

Kepala Biro Politik Hamas Khalid Misyaal berjalan bareng Presiden Palestina Mahmud Abbas (kiri) dan Emir Qatar Syekh Tamim bin Hamad (tengah). (english.al-akhbar.com)

PLO setuju hentikan kerja sama keamanan dengan Israel

PLO juga serukan boikot terhadap semua produk Israel.

Pekerja IEC tengah membangun jalur listrik baru. (flash 90/roni schutzer)

Israel padamkan listrik dua kota di Palestina

IEC memadamkan listrik 45 menit sehari di Nablus dan Jenin hingga Palestina membayar tagihan Rp 6,07 triliun.

Ilustrasi Palestina. (benheine.deviantart.com)

Ratusan artis Inggris boikot Israel

"Kami tidak akan menerima undangan atau dana dari Israel, dari semua lembaga terkait pemerintahnya," tulis 700 artis itu dalam surat mereka.





comments powered by Disqus