palestina

Paus Fransiskus angkat dua biarawati Palestina sebagai santo

Mariam Bawardi and Marie Alphonsine Ghattas merupakan santo pertama dari Palestina.

18 Mei 2015 19:51

Dalam misa massal kemarin di Lapangan Santo Petrus, Pemimpin Takhta Suci Vatikan Paus Fransiskus mengangkat dua biarawati asal Palestina sebagai santo atau orang suci. Keduanya merupakan santo pertama dari Palestina.

Kedua biarawati itu adalah Mariam Bawardi dan Marie Alphonsine Ghattas. Mereka tinggal dalam wilayah Palestina di bawah kontrol kekhalifahan Usmaniyah. Mariam dan Marie hidup miskin dan dikabarkan memiliki keramat, syarat diperlukan untuk diangkat menjadi santo.

"Contoh (perilaku) mereka bercahaya menantang kita dalam kehidupan kita sebagai orang Kristen," kata Paus Fransiskus saat memimpin misa dihadiri dua ribuan jemaat, termasuk Presiden Palestina Mahmud Abbas. Sebagian besar orang mengibarkan bendera Palestina.

Ghattas, dilahirkan di Yerusalem pada 1847, membuka sekolah khusus perempuan, memberantas buta huruf, dan ikut mendirikan Kongregasi the Sisters of the Rosary. Aliran ini sekarang memiliki lusinan cabang di seantero Timur Tengah, mulai Mesir sampai Suriah, mengoperasikan taman kanak-kanak, panti jompo, klinik, dan wisma tamu.

Bawardi adalah ahli kebatinan. Dia dilahirkan pada 1843 di Desa Iblin, kini masuk wilayah Galilea, utara Israel. Dia dikatakan mempunyai stigmata, lubang luka masih mengeluarkan darah seperti dialami Yesus di tiang salib. Dia meninggal dalam usia 33 tahun di Kota Bethlehem, tempat dia mendirikan sebuah biara beraliran Carmel.

Ghattas diyakini memiliki keajaiban setelah seorang insinyur Palestina pada 2009 koma setelah kena setrum. Dua hari kemudian dia siuman lantaran keluarganya menyebut nama Ghattas dalam doa mereka.

Kanonisasi ini berlangsung beberapa hari sehabis Vatikan mengumumkan niat mereka buat meneken perjanjian dengan Palestina. Ini bukan kali pertama Vatikan mengakui Palestina sebagai sebuah negara. Sejak Perserikatan Bangsa-Bangsa mengakui kemerdekaan Palestina pada November 2012, Vatikan memakai kata negara Palestina dalam dokumen resmi mereka.

Kepala Biro Politik Hamas Khalid Misyaal saat diwawancarai Faisal Assegaf dari Albalad.co di Ibu Kota Kuala Lumpur, Malaysia, November 2013. (faisal assegaf/albalad.co)

Pemimpin Hamas serukan perang gerilya buat bebaskan seluruh Palestina

Misyaal menegaskan perlawanan bersenjata adalah satu-satunya cara untuk menjadikan Palestina negara merdeka dan berdaulat.

Kiri ke kanan: Direktur Jenderal Multilateral Kementerian Luar Negeri Hasan Kleib, Duta besar Indonesia untuk PBB Desra Percaya, dan Menteri Luar negeri Palestina Riyad al-Maliki saat menggelar jumpa pers di hari pertama konferensi soal Yerusalem di Jakarta, 14 Desember 2015. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Australia akui Yerusalem Barat ibu kota Israel

Namun Australia menunda pemindahan kedutaannya dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Putera Mahkota Abu Dhabi Syekh Muhammad bin Zayid an-Nahyan saat mengunjungi pemimpin Takhta Suci Vatikan Paus Fransiskus pada September 2016. (Twitter/MohamedBinZayed)

Paus Fransiskus akan gelar misa di Abu Dhabi

Sekitar sejuta ekspatriat pemeluk Katolik Roma diperkirakan hadir dalam misa itu.





comments powered by Disqus