palestina

Dua ribu pasangan ikut nikah massal di Gaza

Turki mensponsori acara kawin massal terbesar pernah digelar di Gaza itu.

02 Juni 2015 07:01

Sekitar dua ribu pasangan Ahad lalu mengikuti upacara pernikahan massal di Stadion Yarmuk, Kota Gaza. Ini acara kawin massal terbesar pernah digelar di sana.

Pemimpin Hamas Ismail Haniyah juga hadir dalam agenda disponsori dua lembaga dari Turki, termasuk Badan Pembangunan dan Kerja Sama Internasional Turki (TIKA). Acara kawin massal ini dibikin untuk memperingati lima tahun tragedi Mavi Marmara. "Pemerintah dan rakyat Turki sangat senang mendukung kalian hari ini," kata koordinator program TIKA untuk Palestina Bulent Korkmatz dalam pidatonya.

Ribuan lelaki memakai ikat kepaa bertulisan Palestina dalam bahasa Inggris menari dan ribuan orang lainnya duduk terpisah. Hadirin mengibarkan bendera Turki dan membawa poster Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

Saat berpidato, Haniyah berterima kasih kepada Erdogan dan rakyat Turki atas sokongan mereka terhadap penduduk Gaza. Dia bilang Turki menjanjikan bantuan US$ 4 juta bagi para pengantin baru itu. Turki juga akan mendirikan 20 bangunan berisi 340 flat untuk warga Gaza kehilangan tempat tinggal akibat perang 50 hari musim panas tahun lalu.

Pada 31 Mei 2010 pasukan komando Israel berusaha menghentikan rombongan misi kemanusiaan Turki ke Gaza. Insiden ini menewaskan sepuluh aktivis Turki dan melukai sejumlah serdadu Israel. Kejadian ini memperburuk hubungan kedua negara.

Mahmud Abu Asbah, lelaki Palestina tewas di selatan Israel akibat tembakan roket dari Jalur Gaza pada 12 November 2018. (Twitter)

Tembakan roket dari Gaza ke Israel tewaskan lelaki Palestina

Saling serang berlanjut setelah perwira militer Israel, Letnan Kolonel M, Ahad lalu tewas di Gaza.

Serbuan Israel ke Jalur Gaza pada 11 November 2018. (Channel 10)

Seorang perwira militer Israel tewas saat serbu Gaza

Perwira terbunuh adalah Letnan Kolonel M.

Salah satu bagian dari Rumah Sakit Indonesia di Jalur Gaza rusak akibat efek ledakan peluru kendali Israel menghantam basis Hamas pada 26 Oktober 2018. Target serangan berada dekat Rumah Sakit Indonesia.
 (Twitter)

Rumah Sakit Indonesia di Gaza rusak akibat efek ledakan peluru kendali Israel

Lusinan jet tempur negara Zionis itu semalam membombardir 80 sasaran di Jalur Gaza, termasuk dua pabrik senjata kepunyaan Hamas.

Putra dari Jamal, nelayan di Kota Gaza, ini tengah menikmati sarapan berupa roti isi ikan sardencis kecil dan terasa pahit di sebuah pantai di Kota Gaza, Kamis, 25 Oktober 2012. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Qatar buka lowongan bagi guru dari Gaza

Emir Qatar Syekh Hamad bin Khalifah ats-Tsani merupakan pemimpin negara Arab dan muslim pertama mengunjungi Gaza tengah diblokade pada Oktober 2012.





comments powered by Disqus