palestina

Bendera Palestina berkibar di markas PBB untuk pertama kali

Amerika Serikat bersama Israel mengecam pengibaran bendera Palestina itu. Kedua sekutu istimewa ini menuding langkah PBB itu bukan untuk menciptakan perdamaian.

01 Oktober 2015 02:09

Untuk pertama kali bendera Palestina kemarin berkibar di markas besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Kota New York, Amerika Serikat. Peristiwa sejarah itu berlangsung pada pukul 01:15 siang.

"Dalam peristiwa bersejarah ini, saya menyatakan kepada rakyat saya di mana saja: kibarkan bendera Palestina sangat tinggi karena itu lambang identitas kita," kata Presiden Palestina Mahmud Abbas. "Ini hari membanggakan."

Amerika Serikat bersama Israel mengecam pengibaran bendera Palestina itu. Kedua sekutu istimewa ini menuding langkah PBB itu bukan untuk menciptakan perdamaian.

Saat pemungutan suara di Sidang Majelis Umum PBB 10 September lalu, delapan negara, termasuk Amerika, Israel, dan Australia, menolak rancangan resolusi buat mengibarkan bendera Palestina dan Vatikan - kedua negara ini berstatus sebagai peninjau - di semua kantor PBB. Resolusi itu disahkan 119 negara dan 45 lainnya abstain.

Bagi bangsa Palestina, ini merupakan keberhasilan kedua dalam diplomasi di panggung internasional. PBB tiga tahun lalu mengakui Palestina sebagai negara.

Jumlah roket ditembakkan dari Jalur Gaza ke Israel per hari sejak perang meletup pada 10 Mei 2021. (Channel 12/IDF)

Mesir rawat 263 warga Gaza luka akibat gempuran Israel

Sejak Perang Gaza meletup Senin pekan lalu, 200 warga Palestina tewas, termasuk 59 anak, dan 1.307 orang lainnya luka. Sedangkan di pihak Israel, sepuluh orang terbunuh, mencakup satu serdadu dan seorang warga India.

Tim evakuasi sedang mencari korban tewas atau luka akibat serangan udara Israel di Jalur Gaza. (Maydan al-Quddus)

Israel hancurkan terowongan Hamas sepanjang 15 kilometer

Serbuan negara Zionis itu sudah meledakkan sembilan rumah anggota senior Hamas, termasuk kediaman pemimpin Hamas di Gaza Yahya Sinwar dan wakilnya Khalil al-Hayya.

Konvoi ambulans dan truk mengangkut bahan bakar berjejer di perlintasan Rafah, Mesir, pada 16 Mei 2021 menunggu giliran masuk ke Jalur Gaza. (Twitter)

Buka perlintasan Rafah, Mesir kirim 40 ambulans dan bahan bakar ke Gaza

Para dokter diminta bertugas ke rumah-rumah sakit di Al-Arisy, Syekh Zuwaid, dan Rafah terletak di Sinai untuk membantu mengobati warga Palestina cedera.

Warga Palestina di Jalur Gaza menjadi korban serangan udqra Israel. (Maydan al-Quddus)

Indonesia, Malaysia, dan Brunei minta pasukan perdamaian ditempatkan di Yerusalem Timur

Sebagai penjajah, Israel tidak berhak atas Yerusalem Timur dan Al-Aqsa," kata OKI.





comments powered by Disqus

Rubrik palestina Terbaru

Mesir rawat 263 warga Gaza luka akibat gempuran Israel

Sejak Perang Gaza meletup Senin pekan lalu, 200 warga Palestina tewas, termasuk 59 anak, dan 1.307 orang lainnya luka. Sedangkan di pihak Israel, sepuluh orang terbunuh, mencakup satu serdadu dan seorang warga India.

17 Mei 2021

TERSOHOR