palestina

Mesir tetapkan Brigade Al-Qassam organisasi teroris

Hamas menyatakan Mesir bukan lagi penengah dalam konflik dengan Israel.

01 Februari 2015 06:26

Sebuah pengadilan di Ibu Kota Kairo, Mesir, kemarin menetapkan Brigade Izzudin al-Qassam (sayap militer Hamas) sebagai organisasi teroris.

Keputusan ini membikin marah para pentolan Hamas. Wakil Kepala Biro Politik Hamas Ismail Haniyah menuding negeri Nil itu telah kehilangan rasa keadilannya. "Brigade (Al-Qassam) adalah sumber kebanggaan, kehormatan, dan keberanian," katanya, seperti dilaporkan surat kabar Yediot Ahronot.

Penetapan Brigade Al-Qassam sebagai organisasi teroris ini muncul dua hari setelah kelompok militan mengaku terkait ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) menyatakan bertanggung jawab atas serangan di Semenanjung Sinai. Insiden Kamis lalu ini menewaskan 31 tentara Mesir. Serbuan serupa di Sinai Oktober tahun lalu juga membunuh 31 aparat keamanan Mesir.

Beberapa jam setelah Mesir menyatakan Brigade Al-Qassam sebagai teroris, Hamas menyatakan Mesir bukan lagi penengah dalam konflik dengan Israel.

Sejak kudeta menumbangkan Presiden Muhammad Mursi, rezim militer dipimpin Jenderal Abdil fatah as-Sisi kerap menuduh Hamas dan Al-Ikhwan al-Muslimun terlibat dalam serangan dilakoni kaum radikal di Semenanjung Sinai. Kairo sebelumnya menyatakan Hamas sebagai organisasi terlarang di Mesir.

Pemimpin Hamas Musa Abu Marzuq. (Albalad.co)

Delegasi Hamas melawat ke Moskow

Kunjungan ini berlangsung saat relasi Rusia-Israel memanas, setelah Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov menyebut mendiang pemimpin Nazi Jerman Adolf Hitler adalah orang Yahudi. 

Abdul Karim Syaban Abdul Karim Abu Audah, informan Israel kabur dari penjara Hamas di Jalur Gaza. Lelaki 35 tahun ini berasal dari Bait Hanun, utara Gaza. (Albalad.co/Supplied)

Informan Israel kabur dari tahanan Hamas

Menurut Abu Imad, Abdul Karim telah menyerahkan denah jaringan terowongan rahasia Hamas di Gaza kepada Israel.

Pemimpin Hamas di Jalur Gaza memperlihatkan huruf V (kemenangan) dengan jarinya di Kota Gaza, 24 Mei 2021. (Albalad.co/Supplied)

Inggris tetapkan Hamas sebagai organisasi teroris

Hamas menegaskan melawan penjajahan Israel dengan segala cara, termasuk perjuanagn bersenjata, adalah hak dari bangsa terjajah berdasarkan hukum internasional.

Perekrutan anggota Brigade Izzudin al-Qassam berlangsung di Jalur Gaza selama 4-7 Juni 2021. (Albalad.co)

Brigade Al-Qassam rekrut anggota baru

Perekrutan ini berlangsung di saat sokongan terhadap Hamas makin membuncah setelah Perang Gaza 10-20 Mei lalu. 





comments powered by Disqus

Rubrik palestina Terbaru

kota gaza 2 3

Tujuh anggota Kongres ajukan resolusi agar Amerika akui Nakbah

"Kita harus mengakui kemanusiaan Palestina diabaikan ketika orang-orang menolak mengakui kejahatan perang dan pelanggaran hak asasi manusia terjadi dalam sistem aparthei Israel," ujar Rashida.

17 Mei 2022

TERSOHOR