palestina

Konsul kehormatan Indonesia buat Palestina dilantik bulan depan

Indonesia akan meminta bantuan Yordania agar Menteri Luar Negeri Retno mendapat viisa dari Israel buat menghadiri pelantikan di Ramallah.

18 Februari 2016 20:06

Pemerintah Indonesia bulan depan bakal melantik konsul kehormatan buat Palestina di Kota Ramallah Tepi Barat.

Konsul kehormatan pertama Indonesia untuk Palestina itu bakal dijabat pengusaha perempuan bernama Maha Abu Susheh.

"Insya Allah bulan depan (dilantik)," kata Wakil Menteri Luar Negeri Abdurrahman Mohammad Fachir kepada Albalad.co melalui WhatsApp hari ini. "Menteri luar negeri (Retno Marsudi) bakal hadir."

Namun belum bisa dipastikan apakah Israel bakal memberi visa bagi Retno Marsudi untuk menyeberang ke Ramallah dari Ibu Kota Amman, Yordania.

Untuk memperoleh izin masuk dari negara Zionis itu, menurut Fachir, pemerintah akan meminta bantuan Yordania.

Kepada Albalad.co akhir tahun lalu, juru bicara Kementerian Luar Negeri Israel Emmanuel Nahshon menolak mengomentari soal rencana Jakarta menunjuk konsul kehormatan untuk Palestina. Dia beralasan isu itu masalah internal Indonesia dengan Palestina. Hanya saja dia berharap Indonesia juga mengambil langkah serupa dengan Israel.

Kepala Biro Politik Hamas Khalid Misyaal saat diwawancarai Faisal Assegaf dari Albalad.co di Ibu Kota Kuala Lumpur, Malaysia, November 2013. (faisal assegaf/albalad.co)

Pemimpin Hamas serukan perang gerilya buat bebaskan seluruh Palestina

Misyaal menegaskan perlawanan bersenjata adalah satu-satunya cara untuk menjadikan Palestina negara merdeka dan berdaulat.

Kiri ke kanan: Direktur Jenderal Multilateral Kementerian Luar Negeri Hasan Kleib, Duta besar Indonesia untuk PBB Desra Percaya, dan Menteri Luar negeri Palestina Riyad al-Maliki saat menggelar jumpa pers di hari pertama konferensi soal Yerusalem di Jakarta, 14 Desember 2015. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Australia akui Yerusalem Barat ibu kota Israel

Namun Australia menunda pemindahan kedutaannya dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Seorang perempuan melewati poster Syekh Ahmad Yasin (pendiri Hamas) dan Yasir Arafat (pendiri Fatah) di sebuah jalan di Kota Gaza. Kedua faksi ini masih berseteru. (www.haaretz.com)

Arab Saudi bantu Israel bunuh Arafat

Sharon memutuskan untuk melenyapkan Arafat lantaran itu merupakan cara terbaik untuk menghentikan perlawanan rakyat Palestina.





comments powered by Disqus