palestina

Joko Widodo sebut kemerdekaan Palestina utang dunia Islam

"Sejak KAA (Konferensi Asia Afrika) digelar pada 1955, Palestina menjadi satu-satunya negara belum merdeka," ujarnya.

08 Maret 2016 04:28

Presiden Joko Widodo kemarin bilang negara-negara Islam masih berutang karena belum bisa memerdekakan bangsa Palestina dari penjajahan Israel.

"Dunia Islam masih memiliki utang kemerdekaan kepada rakyat Palestina," kata Joko Widodo dalam pidato penutupan Konferensi Tingkat Tinggi luar biasa OKI (Organisasi Konferensi Islam) soal Palestina dan Al-Quds asy-Syarif (Yerusalem) di Balai Sidang, Senayan, Jakarta.

Dia menambahkan perjuangan bangsa Palestina adalah perjuangan seluruh kaum muslim. "Sejak KAA (Konferensi Asia Afrika) digelar pada 1955, Palestina menjadi satu-satunya negara belum merdeka," ujarnya. "Insya Allah, kita dapat menyaksikan kemerdekaan Palestina dalam hidup kita."

Konferensi dua hari, 6-7 Maret, ini menghasilkan dua dokumen. Pertama, resolusi menegaskan lagi posisi prinsip dan komitmen OKI terhadap Palestina dan Al-Quds asy-Syarif (nama Yerusalem dalam bahasa Arab). Resolusi ini diharapkan sejalan dengan kehendak rakyat Palestina.

Kedua, Deklarasi Jakarta, sebagai inisiatif Indonesia, memuat rencana aksi konkret para pemimpin OKI untuk penyelesaian isu Palestina dan Al-Quds asy-Syarif. "Deklarasi Jakarta dan resolusi itu adalah langkah konkret dibuat dunia Islam dalam mendukung kemerdekaan Palestina," ujar Joko Widodo.

Bagi sebagian pihak, terciptanya kemerdekaan Palestina sekadar ilusi. Meski Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa telah mengakui Palestina sebagai negara non-anggota, praktek di lapangan Israel masih menjajah Palestina.

Israel dan sekutu istimewanya, Amerika Serikat, hanya ingin negara Palestina merdeka dan berdaulat lahir lewat perundingan. Dan salah satu ganjalan utama saban kali berunding adalah soal status Yerusalem.

Palestina memimpikan negara beribu kota Yerusalem Timur, lokasi di mana kompleks Masjid Al-Aqsa berada. "Al-Quds asy-Syarif adalah jantungnya Palestina dan tidak ada Palestina tanpa Yerusalem," tegas Presiden Palestina Mahmud Abbas dalam pidatonya di KTT luar biasa OKI itu.

Abbas pernah mengancam bila Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa tidak mengakui negara Palestina paling lambat 2017, dia bakal mendeklarasikan kemerdekaan secara sepihak. Deklarasi serupa sudah dilakoni pada 1988 di Ibu Kota Tunis, Tunisia, oleh Yasir Arafat, ikon perjuangan bangsa Palestina.

Sedangkan Israel secara sepihak sudah menyatakan Yerusalem adalah ibu kota abadi mereka dan tidak dapat dibagi dua dengan Palestina. Klaim ini diperkuat lewat Hukum Dasar Yerusalem disahkan Knesset (parlemen Israel) pada 1980.

Jet pribadi Challenger 604 terbang dari Ibu Kota Tel Aviv, Israel, mendarat di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, 22 Oktober 2019. (Flightradar24)

Poros Arab-Israel

Perang antara kedua poros ini diperparah pandemi penyakit, seperti virus corona Covid-19, bakal membuat isu Palestina kian terpinggirkan.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berpose bareng anjing peliharaan keluarganya, Kaiya, di kediaman resminya di Yerusalem. (@netanyahu/Twitter)

Netanyahu targetkan Juli untuk mulai menganeksasi Tepi Barat

"Ini sebuah peluang besar dan kita tidak akan membiarkan itu lepas," kata Netanyahu.

Persiapan menjelang penerbangan pesawat Etihad Airways di Bandar Udara Internasional Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, Sabtu, 25 April 2015. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Palestina tolak bantuan medis dari UEA dikirim lewat Israel

Ramallah menolak bantuan berupa alat pelindung diri, peralatan medis, dan ventilator karena dipakai sebagai alat untuk menormalisasi hubungan Israel dan UEA.

Peta lokasi Kedutaan Besar Amerika Serikat di Yerusalem. (Haaretz)

Biden akan pertahankan Kedutaan Amerika di Yerusalem kalau terpilih jadi presiden

Dia memilih membuka lagi kantor Konsulat Amerika di Yerusalem Timur.





comments powered by Disqus

Rubrik palestina Terbaru

Poros Arab-Israel

Perang antara kedua poros ini diperparah pandemi penyakit, seperti virus corona Covid-19, bakal membuat isu Palestina kian terpinggirkan.

30 Mei 2020

TERSOHOR