palestina

Brigade Al-Qassam akui tawan empat warga Israel

Termasuk dua mayat tentara Israel tewas dalam perang 2014.

03 April 2016 17:44

Brigade Izzudin al-Qassam Jumat lalu secara terbuka mengakui mereka menawan empat warga Israel. Keempatnya adalah dua mayat tentara bernama Oron Shaul dan Hadar Goldin - tewas dalam perang musim panas 2014, Avraham Mengitsu, dan satu warga sipil lagi tidak disebut identitasnya.

Sayap militer Hamas ini juga mempublikasikan foto keempat sandera itu.

Hamas membantah beragam laporan baru-baru ini menyebutkan kedua pihak hampir mencapai kesepakatan pertukaran tawanan. "Tidak ada pembicaraan atau perundingan soal tawanan," kata juru bicara Brigade Al-Qassam Abu Ubaidah lewat keterangan tertulis. "Musuh (Israel) tidak akan mendapat informasi mengenai keempat sandera itu tanpa harga pasti sebelum dan sehabis negosiasi."

Seorang pejabat Israel pernah bilang kepada situs berita Walla, penyanderaan dua warga sipil Israel adalah masalah kemanusiaan dan tidak kaitannya dengan dua mayat serdadu juga disandera.

Mengitsu, orang Yahudi berdarah Ethiopia, menderita masalah kejiwaan sehingga ditolak masuk militer Israel. Hingga kini keberadaannya tidak diketahui setelah dia memanjat pagar pembatas antara Israel dan Jalur Gaza September tahun lalu.

Sandera sipil warga Israel lainnya adalah orang Arab Badui dari Desa Hura. Dia dilaporkan memasuki Gaza lewat perlintasan Erez. April tahun lalu. Lelaki ini juga memiliki masalah mental.

Israel dan Hamas pada 2011 bertukar tawanan. Kopral Gilad Shalit dibebaskan dengan balasan 1.100 tahanan Palestina dari penjara-penjara Israel.

Seorang lelaki melewati mural bertema perjuangan di Kota Gaza. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Wartawan dan intelektual Arab Saudi sokong Israel perangi Hamas

"Hati kami bersama kalian. Semoga Allah melindungi Israel dan rakyatnya," tulis Abdul Hamid al-Hakim.

Seorang warga mencium kening jenazah Yusuf Abu Jarad sebelum disalatkan di masjid dekat rumahnya di Bait Lahiya, Jalur Gaza, Rabu, 24 Oktober 2012. (faisal assegaf/albalad.co)

Mengintip kekuatan Hamas

Roket M-302 memiliki versi A-E, berjarak tembak 90-200 kilometer dengan hulu ledak 125-170 kilogram.

Pasukan Israel menangkap pemimpin senior Hamas di Tepi Barat, Syekh Hasan Yusuf, di rumahnya di Kota Ramallah pada 2 April 2019. (Screenshot)

Israel tangkap pemimpin senior Hamas di Tepi Barat

Putranya, Musab, pernah membantu Shin Beth selama 1997-2007 untuk menggagalkan rencana Hamas menyerang warga Israel.

Seorang lelaki mengendarai gerobak keledai melewati lokasi proyek rumah sakit di Kota Gaza bakal diresmikan Emir Qatar Syekh Hamad bin Khalifah ats-Tsani  pada 23 Oktober 2012. Lawatan emir Qatar itu menjadi kunjungan pertama pemimpin Arab ke Jalur Gaza sejak diblokade oleh Israel pada 2007. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Hamas tahan tujuh wartawan karena meliput demonstrasi di Gaza

Pasukan keamanan Hamas memukuli wartawan dan mengambil telepon seluler dan peralatan mereka.





comments powered by Disqus

Rubrik palestina Terbaru

Shimon Peres pernah ajukan permohonan jadi warga negara Palestina

Tanda tangan Peres terlihat jelas di formulir permohonan untuk menjadi warga Palestina, termasuk pernyataan isinya: "Saya bersumpah akan setia kepada pemerintah Palestina."

20 Mei 2019
Memahami Nakbah
11 Mei 2019

TERSOHOR