palestina

Pejabat Hamas bangga dicap teroris global oleh Amerika

"Keputusan itu hanya membikin saya makin yakin dengan jalan hidup saya tempuh," kata Hammad.

20 September 2016 08:58

Mantan Menteri Dalam Negeri Palestina Fathi Hammad mengaku bangga dimasukkan dalam daftar teroris global bikinan Amerika Serikat.

Departemen Luar Negeri Amerika Jumat pekan lalu bilang Washington membekukan semua aset Hammad di negara adikuasa itu. Alasannya, Hammad memanfaatkan jabatannya sebagai menteri dalam negeri buat mengkoordinir sel-sel teroris.

"Keputusan itu hanya membikin saya makin yakin dengan jalan hidup saya tempuh," kata Hammad dalam wawancara khusus dengan surat kabar the Washington Post. "Ancaman pembunuhan atau penangkapan tidak membuat saya takut. Saya merasa bangga bisa membikin Amerika marah."

Keputusan memasukkan Hammad ke dalam daftar teroris global berlangsung beberapa jam setelah Washington mengumumkan pemberian bantuan militer senilai US$ 38 miliar selama satu dasawarsa kepada Israel.

Dalam keterangan tertulis dikeluarkan di Gaza, Hammad menilai bantuan itu menjadi bukti Amerika merupakan penyokong terbesar bagi terorisme Zionis. "(Bantuan) ini menjadi babak hitam baru dalam rekam jejak...pemerintahan Amerika."

Jamal, nelayan asal Kota Gaza, tengah mempersiapkan sarapan buat putranya berupa roti lapis isi sardencis di tepi pantai, Kamis, 25 Oktober 2012. (Faisal Assegaf/Albalad.co

Hamas tahan tiga aktivis lantaran berbincang dengan orang Israel

Hamas menetapkan hubungan dengan orang Israel adalah sebuah kejahatan dan pelakunya diancam hukuman penjara atau mati kalau terbukti menjadi informan atau mata-mata bagi negara Zionis itu.

Ismail Haniyah terpilih sebagai Kepala Biro Politik Hamas pada 6 Mei 2017, menggantikan Khalid Misyaal. (Al-Manar)

Pemimpin Hamas bertemu pemimpin Hizbullah di Beirut

Sejak meninggalkan Jalur Gaza akhir tahun lalu, Haniyah sudah berkunjung ke Iran, Irak, Turki, dan terakhir Libanon. Dia kini menetap di Ibu Kota Doha, Qatar.

Seorang pengawal pemimpin Hamas memasuki terowongan di perbatasan Rafah,  tembus dari Jalur Gaza ke Mesir, Oktober 2012. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Selusin anggota senior Hamas dapat kewarganegaraan Turki

Erdogan Sabtu pekan lalu menerima delegasi Hamas dipimpin Haniyah.

Seorang warga mencium kening jenazah Yusuf Abu Jarad sebelum disalatkan di masjid dekat rumahnya di Bait Lahiya, Jalur Gaza, Rabu, 24 Oktober 2012. (faisal assegaf/albalad.co)

Tokoh senior Hamas terinfeksi Covid-19

Mahir Salah terkena Covid-19 setelah bertemu sejumlah pasien menderita virus itu.





comments powered by Disqus