palestina

Pejabat Hamas bangga dicap teroris global oleh Amerika

"Keputusan itu hanya membikin saya makin yakin dengan jalan hidup saya tempuh," kata Hammad.

20 September 2016 08:58

Mantan Menteri Dalam Negeri Palestina Fathi Hammad mengaku bangga dimasukkan dalam daftar teroris global bikinan Amerika Serikat.

Departemen Luar Negeri Amerika Jumat pekan lalu bilang Washington membekukan semua aset Hammad di negara adikuasa itu. Alasannya, Hammad memanfaatkan jabatannya sebagai menteri dalam negeri buat mengkoordinir sel-sel teroris.

"Keputusan itu hanya membikin saya makin yakin dengan jalan hidup saya tempuh," kata Hammad dalam wawancara khusus dengan surat kabar the Washington Post. "Ancaman pembunuhan atau penangkapan tidak membuat saya takut. Saya merasa bangga bisa membikin Amerika marah."

Keputusan memasukkan Hammad ke dalam daftar teroris global berlangsung beberapa jam setelah Washington mengumumkan pemberian bantuan militer senilai US$ 38 miliar selama satu dasawarsa kepada Israel.

Dalam keterangan tertulis dikeluarkan di Gaza, Hammad menilai bantuan itu menjadi bukti Amerika merupakan penyokong terbesar bagi terorisme Zionis. "(Bantuan) ini menjadi babak hitam baru dalam rekam jejak...pemerintahan Amerika."

Seorang lelaki mengendarai gerobak keledai melewati lokasi proyek rumah sakit di Kota Gaza bakal diresmikan Emir Qatar Syekh Hamad bin Khalifah ats-Tsani  pada 23 Oktober 2012. Lawatan emir Qatar itu menjadi kunjungan pertama pemimpin Arab ke Jalur Gaza sejak diblokade oleh Israel pada 2007. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Qatar bantu Gaza Rp 15,4 triliun sejak 2012

Sekitar 44 persen dari Rp 15,4 triliun fulus Qatar dipakai buat membangun infrastruktur.

Kepala Biro Politik Hamas Khalid Misyaal saat diwawancarai Faisal Assegaf dari Albalad.co, November 2013. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Hamas minta donasi dikirim lewat Bitcoin

Iran termasuk penyokong utama Hamas.

Kepala Biro Politik Hamas Khalid Misyaal saat diwawancarai Faisal Assegaf dari Albalad.co di Ibu Kota Kuala Lumpur, Malaysia, November 2013. (faisal assegaf/albalad.co)

Pemimpin Hamas serukan perang gerilya buat bebaskan seluruh Palestina

Misyaal menegaskan perlawanan bersenjata adalah satu-satunya cara untuk menjadikan Palestina negara merdeka dan berdaulat.

Hasil pemungutan suara terhadap rancangan resolusi  mengecam Hamas di Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa di Kota New York, Amerika Serikat, 6 Desember 2018. (Haaretz)

Amerika gagal loloskan resolusi kecam Hamas di PBB

Sebanyak 87 negara menyokong, 57 menolak, dan 33 lainnya abstain.





comments powered by Disqus