palestina

Dato Tahir bantu sekolah pengungsi Palestina US$ 5 ribu

Data UNRWA menyebutkan saat ini terdapat 2.034.641 pengungsi Palestina terdaftar, tinggal di sepuluh kamp di Yordania.

26 November 2016 20:08

Selain membantu para pengungsi Suriah di Yordania, konglomerat sekaligus filantrofis asal Indonesia Dato Tahir juga memberikan bantuan bagi sekolah-sekolah di kamp-kamp pengungsi Palestina di negara Bani Hasyim itu.  

Duta Besar Indonesia buat Yordania Teguh Wardoyo bilang dirinya Kamis lalu menyerahkan bantuan bagi anak-anak Palestina di kamp pengungsi Zarqa, Yordania. Bantuan diserahkan melalui Dorothy Klaus, Wakil Kepala UNRWA (Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa Urusan Pengungsi Palestina).

Kamp Zarqa merupakan kamp pengungsi Palestina tertua di Yordania. Zarqa merupakan satu dari empat kamp pengungsi dibangun untuk menampung orang-orang Palestina mengungsi saat pecah Perang Arab-Israel pada 1948.

Serah terima bantuan itu disaksikan langsung oleh para pengungsi Palestina. "Bantuan ini dari Dato Tahir, saya hanya membangtu menyalurkan untuk yang membutuhkan," kata Teguh kepada Albalad.co melalui WhatsApp hari ini.

Teguh tidak menjelaskan apakah Dato Tahir akan memberi bantaun rutin bagi pengungsi Palestina di Yordania. Namun dia menambahkan KBRI (Kedutaan Besar Republik Indonesia) di Ibu Kota Amman, Yordania, akan terus membantu mencarikan para pengungsi layak dibantu.

Nico Adam, pejabat urusan Palestina di KBRI Amman, mengatakan bantuan diberikan Kamis lalu itu senilai US$ 5 ribu. "Kita lagi cari sekolah pengungsi Palestina lainnya," ujar Nico saat dihubungi secara terpisah. "Selain rencana memberi sumbangan ke Palestina langsung Desember nanti."

Data UNRWA menyebutkan saat ini terdapat 2.034.641 pengungsi Palestina terdaftar, tinggal di sepuluh kamp di Yordania. Mereka ada di kamp Zarqa, Jabal Husain, Amman, Suf, Baqaa, Azmi al-Mufti, Iribid, Jirasy, Marka, dan Talbiyah.

Dato Tahir menjadi konglomerat Indonesia pertama membangtu sekaligus mengunjungi kamp pengungsi Suriah. Bulan lalu, bos Mayapada Group ini menengok kondisi pengungsi Suriah di kamp di Amman dan Azraq, daerah perbatasan Yordania dengan Irak.   

Saat kunjungan kemanusiaan itu, lelaki 64 tahun ini memberi bantuan US$ 3 juta buat pengungsi Suriah dan US$ 1 juta untuk pemerintah Yordania. Ketika diangkat sebagai Eminent Advocate oleh UNHCR, Dato Tahir mengumumkan pembentukan dana abadi US$ 10 juta buat membantu pengungsi Suriah.

Dea, 2 tahun, menghadiri Aksi Islam Bela Al-Aqsa bareng ibunya di lapangan Monumen Nasional, Jakarta, 11 Mei 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Pejabat senior Palestina dirawat di rumah sakit Israel karena terinfeksi Covid-19

Erekat dibawa ke Rumah Sakit Hadassah kemarin sore dalam keadaan parah dan memerlukan bantuan oksigen untuk pernapasan.

Pemimpin senior Hamas Muhammad Saleh al-Khoudari, 81 tahun, ditahan di Arab Saudi sejak April 2019. (Screengrab)

Amnesty minta Raja Salman bebaskan pemimpin Hamas ditahan di Saudi

68 warga Palestina dan Yordania ditahan di Arab Saudi didakwa bergabung dengan organisasi teroris.

Dato Tahir sekeluarga dan Duta Besar Indonesia untuk Yordania serta Palestina Andy Rachmianto berpose bareng di depan kantor UNRWA di Ibu Kota Amman, 3 Oktober 2019. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Dato Tahir bantu pengungsi Palestina Rp 5 miliar

Dato Tahir kemarin juga memberikan bantuan masing-masing Rp 2 miliar kepada UNHCR, pemerintah Yordania, dan Queen Rania Foundation.

Hamzah Muhammad al-Qumshan, pengungsi Palestina terdampar di Bandar Udara Soekarno Hatta. (Hamzah al-Qumshan buat Albalad.co)

Pengungsi Palestina terdampar di Bandar Udara Soekarno Hatta

"Tapi saya ditolak oleh Indonesia, Malaysia, dan Yordania," kata Hamzah kepada Albalad.co hari ini.





comments powered by Disqus