palestina

Lusinan pejuang Hamas bergabung dengan ISIS

Hamas sempat bersitegang dengan ISIS.

09 Februari 2017 11:46

Jumlah pejuang elite Hamas bergabung dengan ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) kian meningkat.

Lusinan anggota Brigade Izzudin al-Qassam (sayap militer Hamas) dan Nukhba (pasukan komando Hamas) tahun lalu membelot dan lari ke Semenanjung Sinai, Mesir, seperti dilansir surat kabar the Times of Israel. Di sana mereka bergabung dengan milisi sudah berbaiat kepada pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi.

Sejak Revolusi Arab muncul pada 2011 situasi keamanan di Sinai memburuk. Banyak terjadi serangan menyasar aparat keamanan Mesir. Wilayah ini memang menjadi basis beragam kelompok radikal.

Mengutip sumber-sumber di Palestina, pejuang Hamas membelot ke ISIS adalah orang terlatih dengan baik, termasuk ahli peluru kendali antitank dan peracik bom.

Hamas dan ISIS sempat bersitegang setelah Hamas menangkap Abid al-Wahab, 20 tahun, bekas anggota Hamas bergabung ke ISIS.

Seorang lelaki mengendarai gerobak keledai melewati lokasi proyek rumah sakit di Kota Gaza bakal diresmikan Emir Qatar Syekh Hamad bin Khalifah ats-Tsani  pada 23 Oktober 2012. Lawatan emir Qatar itu menjadi kunjungan pertama pemimpin Arab ke Jalur Gaza sejak diblokade oleh Israel pada 2007. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Qatar bantu Gaza Rp 15,4 triliun sejak 2012

Sekitar 44 persen dari Rp 15,4 triliun fulus Qatar dipakai buat membangun infrastruktur.

Kepala Biro Politik Hamas Khalid Misyaal saat diwawancarai Faisal Assegaf dari Albalad.co, November 2013. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Hamas minta donasi dikirim lewat Bitcoin

Iran termasuk penyokong utama Hamas.

Kepala Biro Politik Hamas Khalid Misyaal saat diwawancarai Faisal Assegaf dari Albalad.co di Ibu Kota Kuala Lumpur, Malaysia, November 2013. (faisal assegaf/albalad.co)

Pemimpin Hamas serukan perang gerilya buat bebaskan seluruh Palestina

Misyaal menegaskan perlawanan bersenjata adalah satu-satunya cara untuk menjadikan Palestina negara merdeka dan berdaulat.

Hasil pemungutan suara terhadap rancangan resolusi  mengecam Hamas di Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa di Kota New York, Amerika Serikat, 6 Desember 2018. (Haaretz)

Amerika gagal loloskan resolusi kecam Hamas di PBB

Sebanyak 87 negara menyokong, 57 menolak, dan 33 lainnya abstain.





comments powered by Disqus