palestina

Barghuti ketahuan makan saat pimpin 1.500 tahanan Palestina mogok makan

Lelaki 57 tahun ini makan dua kue pada 27 April. Kemudian pada 5 Mei mengunyah sebatang cokelat diakhiri dengan mengecap garam.

08 Mei 2017 11:35

Israel Prison Service kemarin melansir rekaman video menunjukkan Marwan Barghuti ketahuan diam-diam makan dalam kamar mandi selnya saat kampanye mogok makan dilancarkan tahanan Palestina di delapan penjara Israel.

Padahal Barghuti, menjalani hukuman lima kali seumur hidup, tengah memimpin mogok makan dilakoni sekitar 1.500 tahanan Palestina, menuntut layanan lebih baik bagi mereka. Mogok makan ini kemarin sudah memasuki hari ke-21.

Dalam video diambil dari atas sel Barghuti di Penjara Kishon, utara Israel, lelaki 57 tahun ini makan dua kue pada 27 April. Kemudian pada 5 Mei mengunyah sebatang cokelat diakhiri dengan mengecap garam.

Seorang juru bicara Israel Prison Service menolak berkomentar. "Video berbicara soal fakta," katanya.

Israel Prison Service tidak menjelaskan bagaimana Barghuti bisa memperoleh makanan. Namun sejumlah sumber di lembaga ini mengungkapkan makanan itu sengaja ditaruh dalam sel untuk menguji apakah Barghuti serius melakukan mogok makan.

Menteri Keamanan Masyarakat Gilad Erdan menyebut Barghuti adalah pembunuh dan pembohong karena makan saat memimpin kampanye mogok makan. "Seperti saya bilang sejak awal, mogok makan ini tidak pernah bicara soal kondisi para teroris ditahan," ujarnya. "Mogok makan ini bertujuan mencapai ambisi politik Barghuti untuk menggantikan Abu Mazin (sapaan Presiden Palestina Mahmud Abbas)."

Ilyas Sabbagh, pengacara Barghuti, bilang baru bisa mengomentari kliennya kalau diizinkan bertemu.

Sejak mogok makan dilancarkan, Barghuti dipindah ke dalam sel isolasi di Penjara Kishon. Israel tidak mengizinkan pengacara, keluarga, atau ICRC (Komisi Palang Merah Internasional) mengunjungi Barghuti.

Yair Netanyahu dan pacarnya Sandra Leikanger. (dagen.no)

Anak Netanyahu sebut tidak ada yang namanya Palestina sebab nihil P dalam abjad Arab

"Lantaran tidak ada huruf J dalam bahasa Ibrani, berarti Yerusalem bukan bagian dari Israel, tidak ada yang namanya Yudea, atau Yahudi sama sekali.

Ruang jaga dalam kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur. (Albalad.co)

Masjid Al-Aqsa tidak terbakar

Terdapat lima masjid dalam kompleks Al-Aqsa, yakni Al-Qibli (berkubah hijau), Kubah batu (berkubah emas), Al-Marwani, Al-Buraq, dan Bab Ar-Rahmah.

Suasana salat tarawih di Masjid Al-Aqsa, Yerusalem, 18 Mei 2018. (Albalad.co)

Australia buka kantor dagang dan pertahanan di Yerusalem

Baru Amerika dan Guatemala meresmikan kedutaannya di Yerusalem.





comments powered by Disqus

Rubrik palestina Terbaru

yair netanyahu

Anak Netanyahu sebut tidak ada yang namanya Palestina sebab nihil P dalam abjad Arab

"Lantaran tidak ada huruf J dalam bahasa Ibrani, berarti Yerusalem bukan bagian dari Israel, tidak ada yang namanya Yudea, atau Yahudi sama sekali.

25 April 2019

TERSOHOR