palestina

Hamas larang warga Gaza jalan-jalan dengan anjingnya

Alasannya bikin perempuan dan anak-anak ketakutan.

22 Mei 2017 11:56

Ketika Yasmin Syaath, pegawai bank berusia 28 tahun, melihat pengumuman itu di akun Facebooknya, dia mematung.

Hamas, berkuasa penuh di Jalur Gaza, awal bulan ini telah mengeluarkan kebijakan melarang warga Gaza berjalan-jalan dengan anjingnya di tempat umum.

Yasmin segera teringat pada Raid, anjing ras Jerman berumur dua tahun, tinggal di garasi rumahnya di Kota Gaza. "Saya tidak percaya ada pengumuman seperti itu," katanya.

Sejak larangan itu dikeluarkan, warga Gaza memiliki anjing menjaga hewan peliharaan mereka di dalam rumah.

Aiman al-Batniji, juru bicara Kepolisian Hamas, bilang larangan itu dikeluarkan karena kehadiran anjing membikin takut perempuan dan anak-anak.

Batniji mengakui belakangan makin banyak anak muda jalan-jalan di tempat umum dengan anjing mereka. "Itu bukan bagian dari budaya atau tradisi kita. Anak-anak dan perempuan ketakutan melihat anjing," ujar Batniji kepada the Telegraph. "Tugas kami untuk memelihara keamanan warga negara."

Dia menjelaskan larangan itu hanya berlaku di jalan-jalan, pasar, dan pantai di permukiman padat. "Kami tidak antianjing. Kami sendiri menggunakan anjing dalam tugas kami," tuturnya. "Larangan tersebut cuma untuk melindungi perempuan dan anak-anak."

 

Jamal, nelayan asal Kota Gaza, tengah mempersiapkan sarapan buat putranya berupa roti lapis isi sardencis di tepi pantai, Kamis, 25 Oktober 2012. (Faisal Assegaf/Albalad.co

Hamas tahan tiga aktivis lantaran berbincang dengan orang Israel

Hamas menetapkan hubungan dengan orang Israel adalah sebuah kejahatan dan pelakunya diancam hukuman penjara atau mati kalau terbukti menjadi informan atau mata-mata bagi negara Zionis itu.

Ismail Haniyah terpilih sebagai Kepala Biro Politik Hamas pada 6 Mei 2017, menggantikan Khalid Misyaal. (Al-Manar)

Pemimpin Hamas bertemu pemimpin Hizbullah di Beirut

Sejak meninggalkan Jalur Gaza akhir tahun lalu, Haniyah sudah berkunjung ke Iran, Irak, Turki, dan terakhir Libanon. Dia kini menetap di Ibu Kota Doha, Qatar.

Seorang pengawal pemimpin Hamas memasuki terowongan di perbatasan Rafah,  tembus dari Jalur Gaza ke Mesir, Oktober 2012. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Selusin anggota senior Hamas dapat kewarganegaraan Turki

Erdogan Sabtu pekan lalu menerima delegasi Hamas dipimpin Haniyah.

Seorang warga mencium kening jenazah Yusuf Abu Jarad sebelum disalatkan di masjid dekat rumahnya di Bait Lahiya, Jalur Gaza, Rabu, 24 Oktober 2012. (faisal assegaf/albalad.co)

Tokoh senior Hamas terinfeksi Covid-19

Mahir Salah terkena Covid-19 setelah bertemu sejumlah pasien menderita virus itu.





comments powered by Disqus